UPACARA HAPSAK PANCASILA DI LUBANG BUAYA KHIDMAT

UPACARA HAPSAK PANCASILA DI LUBANG BUAYA KHIDMAT[1]

 

Jakarta, Antara

Upacara Hari Peringatan Kesaktian (Hapsak) Pancasila yang dilakukan di kompleks Monumen Lubang Buaya Jakarta Timur, Rabu, dengan inspektur upacara Presiden Soeharto berlangsung dalam suasana tertib dan khidmat.

Upacara yang berlangsung sekitar satu jam itu antara lain juga diikuti oleh Wakil Presiden Try Sutrisno beserta istri, sejumlah menteri kabinet, para wakil rakyat, wakil negara sahabat dan pejabat lainnya.

Para anggota ABRI dari semua angkatan, para pelajar sekolah dasar dan sekolah lanjutan tingkat pertama dan tingkat atas juga tampak memadati lapangan upacara yang bersuasana teduh karena nuansa kehijauan rumput dan pepohonan.

Dalam upacara itu, Ketua DPR/MPR RI Wahono membacakan  naskah Pancasila, dilanjutkan pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Wardiman Djojonegoro dan pembacaan ikrar oleh Wakil DPR/MPR Soetedjo dan diakhiri pembacaan doa oleh Menteri Agama H Tarmizi Taher.

Setelah upacara berakhir, Presiden beserta para peserta upacara lainnya melakukan peninjauan ke lokasi Monumen Pancasila Sakti.

Di lokasi monumen itu antara lain terdapat diorama yang menggambarkan kekejaman Gerakan 30 September/PKI terhadap para pahlawan revolusi, yang disiksa sebelum pada akhirnya “dihabisi” dan dimasukkan ke dalam sumur tua yang kini dikenal sebagai Lubang Buaya.

(T.PU03/11:52 26/04/97/DN03/C/ l/10/9712:10/0K01)

Sumber: ANTARA (01/10/1997)

____________________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 775-776.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.