UNILA UJI COBAKAN MODEL USAHA TERNAK BERWAWASAN LINGKUNGAN

UNILA UJI COBAKAN MODEL USAHA TERNAK BERWAWASAN LINGKUNGAN[1]

 

Bandar Lampung, Antara

Universitas Lampung (Unila) bekerjasama dengan Kanwil Departemen Kehutanan setempat merancang uji coba pengembangan usaha peternakan sapi secara khusus dengan model berwawasan lingkungan.

Menurut Rektor Unila, Alhusniduki Hamim, SE, MSc didampingi Ketua Pusat Studi Lingkungan (PSL) Unila, Dr. Ir. KES. Manik di Bandar Lampung awal pekan ini, uji coba pengembangan ternak sapi berwawasan lingkungan itu akan dilaksanakan di lokasi khusus hutan pendidikan Gunung Betung pada areal seluas 3.800 hektare.

Kawasan hutan pendidikan yang merupakan bagian dari Taman Rutan Raya Wan Abdul Rahman (Tahurawa) dengan luas seluruhnya 22.244 hektare selain merupakan kawasan hutan lindung dan tempat pengembangan sejumlah tanaman Jangka juga sebagian Cifealnya menjadi areal pengembangan obyek wisata alam.

Unila bekerjasama dengan Kanwil Dephut setempat dalam pengembangan kawasan khusus hutan pendidikan di Tahurawa itu antara lain bermaksud membina masyarakat sekitarnya agar tidak lagi menjadi perambah hutan, selain ikut memelihara juga mendapatkan keuntungan secara ekonomis.

Menurut Ketua PSL Unila, KES. Manik, usaha TERNAK sapi di Lampung amat potensial mengingat lahan nya masih relatif mencukupi, letak daerahnya cukup strategis dengan arus transportasi cukup lancar.

Namun pengembangan usaha ternak sapi itu hendaknya tidak seperti pengembangan industri terutama industri pertanian (agroindustri) yang terbukti menimbulkan pencemaran dan merugikan masyarakat selain merusak lingkungan hidup.

“Lampung perlu mengembangkan usaha ternak sapi yang berwawasan lingkungan.” ujar Manik.

Berkaitan dengan itu, sedikitnya 50 pakar Unila beserta pimpinan Unila dijadwalkan Selasa (17/12) diterima Presiden Soeharto di Peternakan Tapos-Bogor Jawa Barat yang langsung dipimpin oleh Rektor Unila, Alhusniduki Hamim, SE, MSc dengan koordinator rombongan Dr. KES. Manik.

Di Tapas, para pakar Unila tadi secara khusus akan mempelajari cara pengelolaan peternakan sapi yang berwawasan lingkungan dan melakukan dialog khusus secara langsung dengan Presiden Soeharto.

Sumber : ANTARA (15/12/1996)

________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVIII (1996), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 540-541.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.