TUTUT : BAPAK SEHAT, KAMI SEKELUARGA ADA DI RUMAH

TUTUT : BAPAK SEHAT, KAMI SEKELUARGA ADA DI RUMAH[1]

 

Jakarta, Merdeka

Bagaimanakah kondisi bekas Presiden Soeharto setelah berhenti dari jabatannya? Bagaimana pula keluarganya, putra-putri dan cucu-cucu? Berikut ini jawaban Ny. Siti Hardiyanti Rukmana, putra sulung Pak Harto yang murah senyum itu.

“Alhamdulillah, sampai hari ini bapak sehat. Semua keluarga ada di rumah. Saya sendiri tidak jadi berangkat ke Amerika.” kata Tutut seusai menyerahkan jabatan Menteri Sosial RI kepada penggantinya Ny. Justika Baharsyah, kemarin.

Tutut yang hingga kini masih menjabat Ketua DPP Golkar juga menjawab pertanyaan seputar kabar bahwa sebagian keluarga bekas presiden Soeharto pergi ke luar negeri.

“Nggak, nggak benar itu. Nggak ada rencana keluar negeri.” ujarnya.

Beberapa waktu lalu, Tutut memang berencana ke luar negeri menghadiri wisuda anaknya, di Amerika. Tetapi rencana itu dibatalkan.

Masih seperti gayanya yang dulu, ramah dan murah senyum, Tutut juga menjawab pertanyaan wartawan tentang aktivitasnya setelah tidak menjadi menteri. Menurutnya, dia akan kembali menjadi pekerja dan pengabdi sosial, seperti yang selama ini dilakukannya.

Ditanya apakah dia akan tetap maju untuk memimpin Golongan Karya, Tutut tidak menjawab tegas. Soal ini dia hanya mengatakan,

“Lihat nanti, tunggu saja tanggal mainnya..”

Usai serah terima jabatan Tutut juga ditanya soal pergantian kabinet. Mengenai hal itu dia menilai sebagai suatu proses yang wajar. Sebab, hal tersebut merupakan kehendak dari rakyat Indonesia. Dia sendiri mengaku tidak terkejut dengan pergantian tersebut. Bahkan dia menegaskan, pergantian itu sudah seharusnya dilakukan, jika itu aspirasi rakyat.

“Jadi, kalau memang sudah menjadi kehendak rakyat, ya turun. Perasaan saya Alhamdulillah, biasa saja. Hal itu tidak mengejutkan.” katanya.

Acara serah terima jabatan (Sertijab) Mensos kemarin berlangsung sederhana dan kurang dari satu jam. Mulai pukul 08.00 WIB berakhir 08.40. Tutut mengenakan baju dan kerudung hijau kekuning-kuningan. Dengan mobil Mercy warna biru gelap dengan nomor seri B 2609 RX Tutut datang tanpa pengawalan. Di dampingi beberapa staf dia menyambut kedatangan Mensos baru Justika yang mengenakan baju warna pink bawahan hitam.

Pada acara sertijab kemarin, penampilan Tutut tampak agak lesu. Begitu acara resmi selesai, dia langsung diserbu wartawan. Wartawan tampak leluasa mewawancarainya hingga ke mobil. Sedangkan Justika langsung berangkat menuju Istana Negara untuk menghadiri Sidang Paripurna Kabinet Reformasi Pembangunan. Mobil dinas Mensos yang dulu digunakan Tutut kemarin sudah digunakan Justika.

Kepergian Justika yang buru-buru itu menyebabkan Tutut mencari-cari sebelum dia masuk mobilnya. Para stafnya pun membiarkan Tutut ditempel wartawan. Sehingga dia sempat memanggil Dirjen Depsos ketika hendak masuk ke mobil.

Dalam sambutannya, Tutut mengatakan, secara pribadi dia mendukung reformasi seperti yang diinginkan para tokoh masyarakat dan alim ulama. Bahkan, dia meminta agar reformasi itu segera dilakukan.

“Saya dukung reformasi total, secepat-cepatnya.” tandasnya.

Berkaitan dengan Departemen Sosial Tutut mengatakan, pihaknya sudah bekerja semaksimal mungkin, meskipun hasilnya belum bisa dilihat. Karena itu kepada seluruh rakyat Indonesia dia meminta maaf.

Selama bekerja, lanjut Tutut, Depsos sudah mengumpulkan uang sebesar 18,64 miliar yang dikumpulkan dari mereka yang mampu guna mengatasi dampak krisis. Dari jumlah itu, Rp.2,27 miliar sudah digunakan.

Kepada Mensos baru Tutut mengucapkan selamat. Dia menilai, Justika adalah orang yang aktif dan cekatan serta sering terjun langsung. Tutut pun menyatakan selalu bersedia membantu.

Sumber : MERDEKA (26/05/1998)

__________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XX (1998), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 610-611.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.