TUNKY : TEKAD GENJOT EKSPOR NONMIGAS TAK BERUBAH

TUNKY : TEKAD GENJOT EKSPOR NONMIGAS TAK BERUBAH[1]

 

Jakarta, Antara

Pemerintah sedang dan akan tetap menempuh berbagai langkah untuk mendorong kembali peningkatan ekspor komoditi nonmigasnya, karena realisasinya baru sembilan persen dibanding target 15-19 persen/tahun.

“Penyebab penurunan ekspor nonmigas adalah laju impor negara bersangkutan sedang turun, munculnya pesaing-pesaing baru serta terjadinya apresiasi rupiah terhadap dolar AS.” kata Menperindag Tunky Ariwibowo di Jakarta, Kamis.

Setelah melapor kepada Presiden Soeharto di Bina Graha, tentang hasil kunjungannya ke Kanada, Australia serta UAE guna mempromosikan berbagai produk Indonesia, Tunky mengatakan kepada pers bahwa untuk mendorong ekspor nonmigas itu maka pemerintah akan membantu para eksportir.

Para produsen itu ada yang berfungsi sebagai produsen eksportir tapi juga menjadi produsen saja. Sebagian anggaran Deperindag akan dimanfaatkan untuk membantu mereka.

Karena itulah, pemerintah memutuskan untuk menambah jumlah Pusat Promosi Perdagangan Indonesia (ITPC) dari 13 buah menjadi 23 buah serta menambah jumlah atas perdagangan dari 25 orang menjadi 33 orang.

Ketika menjelaskan hasil kunjungannya ke Australia, ia menjelaskan harapan pemerintah setempat agar Indonesia mulai mengimpor lagi daging sapinya. Indonesia menghentikan impor sapi karena sapi disana sedang terkena penyakit antrax.

Sebaliknya, Indonesia minta Australia untuk lebih berhati-hati dalam melancarkan tuduhan dumping terhadap produk ekspor Indonesia.

Alasan Indonesia adalah dari 15 tuduhan yang dilancarkan Australia, ternyata hanya delapan yang terbukti.

Sumber : ANTARA (03/04/1997)

____________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 302-303.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.