TINGKATKAN PENERANGAN TERPADU DI DESA

TINGKATKAN PENERANGAN TERPADU DI DESA

Presiden Perintahkan Deppen :

 

Presiden Soeharto minta penerangan terpadu untuk daerah pedesaan agar dapat terus ditingkatkan dalam usaha pemerintah bagi peningkatan kesejahteraan rakyat.

Demikian Menteri Penerangan H. Harmoko mengatakan kepada wartawan di Bina Graha, Senin pagi, seusai melapor kepada Presiden Soeharto mengenai basil kunjungannya baru-baru ini ke Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Timor-Timur.

Kunjungan kerja dalam usaha peningkatan penerangan pembangunan di pedesaan itu, menurut Menpen, dia melihat peranan juru penerang di pedesaan cukup memberikan andil bagi usaha pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Disebutkan antara lain berhasilnya program KUD, pompa air dan terasering di daerah Gunung Kidul Yogyakarta dan daerah-daerah lainnya yang semuanya berkat peran aktif dari juru penerang.

Di Kabupaten Meliana, Timor-Timur, Menpen mengatakan, juru penerang juga tidak ketinggalan dalam memberikan motivasi penduduk, terutama petani dalam meningkatkan produksinya.

Dikatakan, jika dulu luas sawah di Meliana hanya sekitar 700 hektar, sekarang telah meningkat menjadi sekitar 7.000 hektar.

Menpen Harmoko mengatakan, Presiden memberikan petunjuk-petunjuk agar departemennya di masa mendatang membentuk Panitia untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei.

Jika Departemen Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila dan Departemen Sosial melaksanakan peringatan Hari Pahlawan, maka Departemen Penerangan ditugaskan untuk menyelenggarakan Hari Kebangkitan Nasional setiap tanggal 20 Mei.

Unesco dalam sidangnya baru-baru ini di Paris, kata Harmoko yang juga melaporkan hal ini kepada Presiden, telah menyetujui memberikan bantuan kepada negara-negara berkembang untuk Indonesia.

Tenaga konsultan bantuan Unesco kepada Indonesia, menurut Menpen, akan digunakan untuk pembangunan pers di daerah-daerah khususnya di bidang percetakan.

Selain itu juga bantuan latihan bagi program multimedia pusat latihan berbagai media (training center) di Yogyakarta. (RA).

 

 

Jakarta, Pelita

Sumber : PELITA (19/06/1984)

 

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku VII (1983-1984), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 955-956.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.