TIDAK ADA SARAN PRESIDEN BAGI TIM FORMATUR MUNAS GOLKAR

TIDAK ADA SARAN PRESIDEN BAGI TIM FORMATUR MUNAS GOLKAR

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto selaku Ketua Dewan Pembina Golkar tidak memberikan saran nama dan persyaratan kepada Tim Formatur Munas Golkar dalam tugas mereka menyusun personalia DPP Golkar untuk masa bakti 1988/ 1993.

“Ketua Dewan Pembinahanya berpesan agar Tim Formatur memperhatikan semua saran yang muncul dalam Munas, mengingat dalam Golkar terdapat tiga jalur utama, yakni A (ABRI), B (Birokrasi) dan C (unsur Golkar sendiri), “kata Ketua Tim Formatur Awaluddin Djamin kepada wartawan di Bina Graha Jakarta, Selasa setelah ia bersama enam anggota tim lain berkonsultasi dengan Ketua Badan Pembina Golkar Jenderal TNI (Purnawirawan) Soeharto.

Tentang konsultasi itu, Awaluddin menjelaskan bahwa hal tersebut dilakukan sesuai dengan tata tertib Munas Golkar.

Ketua Dewan Pembina menggaris bawahi tugas formatur yang berwenang penuh menyusun personalia lengkap DPP untuk lima tahun mendatang.

“Ketua Dewan Pembina juga menekankan agar formatur benar-benar berpegang pada kritaria yang ditetapkan Munas dan dalam menyusun personalia memperhatikan kontinuitas organisasi,” demikian Awaluddin Djamin.

Dalam menyusun personalia DPP, Formatur juga diharapkan bekerja se-demokratis mungkin. Atas pertanyaan wartawan, Ketua Tim Formatur mengharapkan susunan lengkap personalia DPP Golkar dapat dirampungkan Selasa sore ini.

Berdasarkan anggaran dasar,personalia DPP Golkar terdiri atas 45 orang, yakni 17 Pengurus Harian, dan sisanya duduk pada 14 departemen.

Awaluddin Djamin yang didampingi Sekretaris Formatur Basofi Sudirman tidak menjawab pertanyaan wartawan mengenai apakah ada yang mengusulkan calon ketua umum selain Wahono dan apakah porsi jalur A dalam personalia DPP akan bertambah .

Jakarta, ANTARA

Sumber : ANTARA (25/09/1988)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku X (1988), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 183-184.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.