TAHLIL “MENDHAK SEPISAN” BERLANGSUNG 30 MENIT KEMUNGKINAN TOMMY IKUT PAK HARTO NYEKAR KE SOLO

TAHLIL “MENDHAK SEPISAN” BERLANGSUNG 30 MENIT KEMUNGKINAN TOMMY IKUT PAK HARTO NYEKAR KE SOLO[1]

 

Solo, Merdeka

Sekitar seribu ulama dan santri dari Kodya Surakarta dan sekitarnya tadi malam mengikuti tahlil memperingati Mendhak Sepisan (haul satu tahun) wafatnya Ibu Negara Hajjah RA Fatimah Siti Hartinah Soeharto. Upacara itu berlangsung khidmat dan singkat, penuh kesederhanaan.

Doa dan tahlil yang berlangsung di Pendopo Ndalem Kalitan itu dipimpin oleh Drs. H. Luqman Suryani dari Depag Surakarta. Sedangkan untuk doa penutup dipimpin oleh H. Muhamad Idrus. Hadir mewakili keluarga adalah Probosutedjo. Terlihat hadir Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Subagyo HS beserta istri, Kapolda Jateng Mayjen Pol Drs. H. Harimas AS beserta istri, Gubernur Soewardi dan istri.

Upacara Mendhak Sepisan itu dimulai pada pukul 19.10 dan berakhir pukul 19.40 WIB. Dalam sambutannya, Probosutedjo yang mewakili keluarga, mengucapkan terima kasih kepada hadirin yang mengikuti tahlil dan berdoa.

Selain itu, Probo juga mengharapkan agar dosa dan kekhilafan dari almarhumah dapat diampuni, diberi tempat yang layak di sisi-Nya. Sedangkan untuk keluarga yang ditinggalkan selalu diberi kekuatan iman.

Sementara itu keluarga Presiden Soeharto, tadi malam di kediaman Jalan Cendana Jakarta juga mengadakan acara tahlilan guna memperingati satu tahun meninggalnya Almarhumah Ibu Hajjah Fatimah Siti Hartinah Soeharto. Acara itu dihadiri Wapres Try Sutrisno, dua mantan Wapres, yaitu Umar Wirahadikusumah dan Sudharmono, para pejabat tinggi negara serta tokoh masyarakat. Di antara para pejabat tinggi negara, tampak Wakil Ketua BPK Koenarto, Menperindag Tunky Ariwibowo, Menlu Ali Alatas, Menseskab Saadilah Mursjid, Menkop dan PPK Subiakto Tjakrawerdaja, Menpora Hayono Isman, Kasad Jenderal TNI R Hartono serta Panglima Kostrad Letjen TNI Wiranto.

Dari kalangan para pengusaha, tampak hadir Bambang Riyadi Soegomo, Fadel Mohammad serta Amiruddin Saud. Juga tampak pakar ekonomi Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo.

Pak Harto, dalam sambutan singkatnya, menyampaikan ucapan terima kasih atas doa yang disampaikan oleh para hadirin serta rakyat Indonesia.

“Kami tidak bisa membalas apa pun kecuali berdoa semoga amal saudara-saudara diterima Allah SWT.” kata Pak Harto yang didampingi putra-putri serta cucunya.

Pak Harto kemudian mengatakan, Rabu pagi ini ia akan berangkat menuju Solo untuk mengunjungi makam Ibu Tien di Astana Giribangun.

“Saudara-saudara tidak mutlak ikut.” kata Pak Harto dengan nada merendah.

Dari Ndalem Kalitan sendiri diperoleh kabar, kemungkinan besar Tommy akan ikut mendampingi Pak Harto nyekar. Namun demikian, belum dapat dipastikan apakah Tata, calon istrinya akan ikut pula.

Sumber : MERDEKA (16/04/1997)

____________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 685-686.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.