SURAT SETNEG DISALAHGUNAKAN

SURAT SETNEG DISALAHGUNAKAN[1]

 

Jakarta, Suara Karya

Sekretaris Menteri Sekretaris Negara, Widodo Gondo Wardojo mengungkapkan, ada oknum yang mengatasnamakan dan menggunakan kepala surat “Sekretariat Negara RI” untuk maksud meminta sumbangan/bantuan dana bagi penyebarluasan buku “Manajemen Presiden Soeharto”.

Widodo dalam keterangannya kemarin di Setneg mengemukakan, pihak Setneg tidak pernah menyebarluaskan buku Manajemen Presiden Soeharto. Apabila ada anggota masyarakat yang merasa dirugikan oleh Tim Penyebarluasan Buku Manajemen Presiden Soeharto tersebut, diharapkan segera melapor kepada kepolisian terdekat.

Ketua Harian Yayasan Bina Generasi Bangsa, H Tahier yang menerbitkan buku, tersebut, ketika diminta tanggapannya menyatakan mendukung upaya penuntutan hukum terhadap Tim tersebut.

“Kami sendiri tidak pernah membentuk tim untuk menyebarluaskan buku manajemen Presiden Soeharto.” kata Tahier.

Pemasaran buku tersebut langsung ke toko-toko buku seperti Gramedia, Gunung Agung dan Grafiti.

Oknum-oknum tersebut menurut Tahier, meminta sumbangan dari masyarakat untuk 1 buku sekitar Rp 1 juta. Padahal menurut Tahier, buku tersebut sudah disebarluaskan ke seluruh toko buku dengan harga Rp 80.000 untuk edisi luks dan edisi buku saku Rp 30.000,-.

Sumber : SUARA KARYA (24/06/1997)

______________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 389.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.