SURAT PRESIDEN SOEHARTO KEPADA PBE, NEGARA2 MAJU AGAR JANGAN LAKUKAN PILIH KASIH

SURAT PRESIDEN SOEHARTO KEPADA PBE, NEGARA2 MAJU AGAR JANGAN LAKUKAN PILIH KASIH [1]

 

Jakarta, Angkatan Bersenjata

Presiden Soeharto mengharapkan kepada negara2 maju, terutama Eropah Barat, untuk mengembangkan kebijaksanaan yang lebih menguntungkan sesuai dgn. Kebutuhan negara2 yg berkembang, khususnya Asia tenggara.

Presiden mengharapkan agar dilapangkan jalan menuju pasaran mereka dengan menyingkirkan rintangan2 tarif dan non tarif serta perlakuan yang pilih kasih.

Harapan Presiden Soeharto itu tercantum dalam sepucuk suratnya kepada negara2 anggota Pasaran Bersama Eropah yang bersidang baru2 ini di Paris.

Menurut Kepala Hubungan Masjarakat departemen luar negri Nana Sutresna harapan presiden itu telah ditangani oleh PBE dengan baik, tersimpul dalam salah satu keputusannya yang menyatakan bahwa negara2 itu akan memperbesar volume bantuannya kepada negara2 sedang berkembang.

Dalam suratnya itu selanjutnya presiden mengharapkan sambutan dari dunia yg telah maju dan akan membantu ikhtiar negara2 yang sedang berkembang maupun dari negera2 yang telah maju dalam memperkecil jurang pemisah antara sikaya dan simiskin diseluruh dunia.

Problema Indonesia

Presiden Soeharto mengatakan, Indonesia sebagai negara sedang berkembang bersama2 ASEAN, menghadapi problema kekurangan sumber2, terutama modal dan keahlian yang dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan ekonomi dan pembangunan.

Presiden menyatakan penghargaan atas bantuan yang diberikan oleh negara2 maju itu untuk menunjang kekurangan akan sumber2 tersebut dan yang telah dimanfaatkan untuk usaha2 rehabilitasi dan membangun ekonomi serta menaikkan taraf hidup masyarakat.

Presiden mengatakan, langkah2 penunjang dibidang keuangan dan fiscal yang juga telah diambil, menghasilkan keadaan ekonomi yang stabil, sehingga terciptalah landasan yang kuat bagi bertambah cepatnya pembangunan menuju terwujudnya masyarakat adil makmur.

Percepat Pembangunan

Presiden juga menandaskan, bahwa bantuan luar merupakan factor penting dalam mempercepat pembangunan ekonomi dari negara2 berkembang dan kamipun yakin bahwa perdagangan internasional merupakan unsur pembantu yang besar dalam proses pembangunan dari negara2 yang sedang berkembang dan seimbang dengan meluasnya maka kebutuhan2 akan sumber2 devisa akan benambah.

Karenanya, kata presiden amatlah penting bangsa2 yang sedang membangun seyogyanya meningkatkan pendapatan devisa yang berasal dari hasil ekspornya. Demikian antara lain isi surat Presiden Soeharto. (DTS)

Sumber: ANGKATAN BERSENJATA (28/1 0/1972)

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku III (1972-1975), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 6-7.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.