SURAT – KEPERCAYAAN DUBES BARU BIRMA

SURAT – KEPERCAYAAN DUBES BARU BIRMA

Presiden Soeharto, Rabu kemarin, menerima surat-surat kepercayaan Duta besar Birma yang baru untuk Indonesia, U Hla swe.

Dalam kesempatan itu Presiden menyatakan, perdamaian sejati tidak akan terwujud jika sebagian besar umat manusia masih tetap dalam kegelapan, keterbelakangan dan kemiskinan.

Cepat atau lambat keterbelakangan dan kemiskinan ini lebih-lebih jika tidak segera diatasi dengan sungguh-sungguh akan merupakan awal dari bencana dahsyat yang akan menimpa seluruh umat manusia dan kemanusiaan.

Orang banyak berbicara mengenai perdamaian dan sebagian berpendapat bahwa ancaman terhadap perdamaian akan hilang jika bahaya perang disingkirkan.

Menurut Presiden, pendapat yang demikian itu mungkin tidak salah, walaupun jelas tidak menggambarkan seluruh persoalan yang dihadapi umat manusia.

Presiden Soeharto selanjutnyajuga mengemukakan, sebagian besar umat manusia yang masih meringkuk dalam kegelapan, keterbelakangan dan kemiskinan justru tersebar dalam kalangan negara-negara Non-Blok.

Karena itu Indonesia berpendapat bahwa gerakan Non-Blok perlu bergerak bersama dan terpadu ke arah terwujudnya pembangunan bangsa-bangsa.

Tetapi Presiden juga mengatakan, sudah terang pembangunan bangsa-bangsa memerlukan suasana stabil dan tenteram. Bukan saja di dalam negeri masing-masing tetap juga kawasan di sekitarnya dan di seluruh dunia. (DTS)

Jakarta, Kompas.

Sumber: KOMPAS (12/10/1978)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku IV (1976-1978), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 734-735.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.