SOFYAN WANANDI : KEMITRAAN PANGGILAN BAGI PENGUSAHA BESAR

SOFYAN WANANDI : KEMITRAAN PANGGILAN BAGI PENGUSAHA BESAR[1]

 

Padang, Antara

Gerakan Nasional Kemitraan yang dicanangkan Presiden Soeharto 15 Mei 1996 sudah merupakan panggilan bagi pengusaha besar untuk membangun dan memajukan pengusaha kecil/koperasi, kata pengusaha nasional Sofyan Wanandi.

“Program kemitraan bukanlah paksaan, tetapi panggilan buat pengusaha besar untuk ikut membangun ekonomi bangsa.” katanya ketika memberi sambutan mewakili pengusaha dari Kelompok Jimbaran pada Gelar Kemitraan Pengusaha Besar Nasional dengan Pengusaha Kecil dan Koperasi, di Padang, Jumat.

Untuk itu, katanya, Kelompok Jimbaran berterima kasih sekali kepada pemerintah yang telah memberi kesempatan kepada mereka untuk bermitra dengan pengusaha kecil dan koperasi di Sumatera Barat.

Ia menilai ada dua hal penting yang perlu mendapat tekanan dalam program kemitraan agar kegiatan itu mencapai sasaran.

Pertama, menurut dia, masalah kesenjangan sosial yang merebak di tengah masyarakat, sehingga diperlukan kepedulian segenap pihak untuk mengatasinya.

“Masalah kesenjangan sosial ini memaksa kita untuk saling bekerjasama, saling membantu, dan bersatu, sehingga bisa sama-sama menikmati hasil pembangunan yang telah dicapai ini.” ucapnya.

Masalah kedua, katanya, melihat tantangan global tahun 2003 yang memaksa semua pihak membuka pintu selebar-lebarnya.

“Tidak mungkin kita dapat menghadapi semua itu jika tidak bersatu.” ucapnya.

Ia mengatakan kemitraan itu harus dipercepat dan tidak berhenti sampai pada tahap penandatanganan naskah kesepahaman (MOU) saja. Jika tidak, katanya, bangsa asing dengan sangat mudah akan menguasai pasar Indonesia.

Di samping itu, kata Sofyan, gelar kemitraan itu juga diharapkan dapat melahirkan konglomerat-konglomerat baru di “Ranah Minang”, dan tidak hanya sampai pada tahap bermitra dengan pengusaha besar.

Peran Pemerintah

Sofyan Wanandi menilai peran pemerintah dalam upaya meningkatkan dan memajukan pengusaha kecil sangat diharapkan.

“Sudah saatnya pemerintah lebih memikirkan yang kecil. Pengusaha besar tidak perlu terlalu dipikirkan lagi, karena mereka sudah bisa mencari aliansi baru bersama pengusaha luar negeri.” ucapnya.

Ia mengatakan sudah saatnya pemerintah menggiatkan usaha membesarkan si kecil, sehingga akan melahirkan pengusaha besar baru yang akan ikut memajukan perekonomian bangsa.

Sumber : ANTARA (07/03/1997)

_________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 270-271.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.