SOEHARTO MENYATAKAN BERHENTI

SOEHARTO MENYATAKAN BERHENTI[1]

 

 

Jakarta, Suara Pembaruan

Presiden Soeharto menyatakan berhenti dari jabatan sebagai Presiden Republik Indonesia terhitung tanggai 21 Mei 1998. Pernyataan berhenti ini disampaikan di Istana Merdeka, Jakarta, tepat pukul 09.06 WIB, dan langsung diikuti pengambilan sumpah BJ Habibie sebagai Presiden RI pada pukul 09.09 WIB. Setelah itu, mantan Presiden Soeharto bersalaman dengan Presiden BJ Habibie pada pukul 09.10 WIB.

“Sejak beberapa waktu terakhir saya mengikuti dengan cermat perkembangan situasi nasional kita. Terutama aspirasi rakyat untuk mengadakan reformasi di segala bidang kehidupan berbangsa dan bernegara.” kata Soeharto.

“Atas dasar pemahaman saya yang mendalam terhadap aspirasi tersebut dan terdorong oleh keyakinan bahwa reformasi tersebut perlu dilaksanakan secara tertib, damai dan konstitusional demi terpeliharanya persatuan dan kesatuan bangsa, serta kelangsungan pembangunan nasional, saya telah mengadakan rencana pembentukan Komite Reformasi dan mengubah susunan Kabinet Pembangunan VII. Namun demikian kenyataan hingga hari ini menunjukkan Komite Reformasi tersebut tidak dapat terwujud karena tidak adanya tanggapan yang memadai terhadap rencana pembentukan komite tersebut.” ujarnya.

“Dalam keinginan untuk melaksanakan reformasi dengan cara yang sebaik­baiknya jadi saya menilai bahwa dengan tidak dapat diwujudkannya Komite Reformasi maka perubahan susunan Kabinet Pembangunan VII menjadi tidak diperlakukan lagi. Dengan memperhatikan keadaan di atas, saya berpendapat sangat sulit bagi saya untuk dapat menjalankan tugas pemerintahan negara dan pembangunan dengan baik. Oleh karena itu dengan memperhatikan ketentuan pasal 8 UUD 1945 dan setelah dengan sungguh-sungguh memperhatikan pandangan pimpinan DPR dan pimpinan fraksi-fraksi yang ada di dalamnya, saya memutuskan untuk menyatakan berhenti dari jabatan saya sebagai Presiden Republik Indonesia terhitung sejak saya bacakan pernyataan ini pada hari ini Kamis 21 Mei 1998.” kata Soeharto.

“Pernyataan saya berhenti dari jabatan sebagai Presiden Republik Indonesia saya sampaikan di hadapan saudara-saudara pimpinan DPR yang juga adalah pimpinan MPR pagi ini pada kesempatan silaturahmi. Sesuai dengan pasal 8 UUD 1945, maka Wakil Presiden RI Profesor Dr. BJ Habibie yang akan melanjutkan sisa waktu jabatan Presiden/Mandataris MPR 1998-2003. Atas bantuan dan dukungan rakyat selama saya memimpin negara dan bangsa Indonesia ini saya ucapkan terima kasih dan minta maaf bila ada kesalahan dan kekurangan-kekurangannya. Semoga bangsa Indonesia tetap jaya dengan Pancasila dan UUD 1945-nya.” ujarnya.

Kabinet Demisioner

Dikatakan, mulai hari ini pula Kabinet Pembangunan VII demisioner dan kepada para menteri saya ucapkan terima kasih. Oleh karena keadaan tidak memungkinkan untuk menyelenggarakan pengucapan sumpah di hadapan DPR maka untuk menghindari kekosongan pimpinan dalam menyelenggarakan pemerintahan negara kiranya. Wakil Presiden sekarang juga akan melaksanakan pengucapan sumpah jabatan Presiden di hadapan Mahkamah Agung RI.

Reformasi Menyeluruh

Usai pengucapan sumpah Presiden BJ Habibie menyampaikan pernyataan sikap yang dibacakan Menpen Demisioner Alwi Dahlan. Isi pernyataan singkat BJ Habibie adalah komitmen Presiden baru melaksanakan aspirasi rakyat dan dilakukan secara konstusional. Aspirasi itu, pelaksanaan reformasi secara menyeluruh termasuk reformasi politik, ekonomi dan hukum, dalam segala segi.

Mengenai hubungan luar negeri, ditekankan bahwa bangsa Indonesia bersyukur dapat bekerja sama dengan lembaga-lembaga dan organisasi Internasional serta bangsa-bangsa di seluruh dunia dan akan terus melaksanakan komitmen yang telah disetujui termasuk komitmen-komitmen reformasi dengan MPR. (M-5)

Sumber : SUARA PEMBARUAN (21/05/1998)

________________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XX (1998), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 459-460.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.