SOEHARTO MENLU SIPRUS BAHAS KTT NON BLOK

SOEHARTO MENLU SIPRUS BAHAS KTT NON BLOK

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto dan Menteri Luar Negeri Siprus George Iacovou Senin di Istana Merdeka Jakarta membicarakan KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) Gerakan Non-Blok tetapi Iacovou tidak memberikan jawaban tegas apakah Siprus mendukung keinginan Indonesia untuk menjadi tuan rumah KTI Non-Blok 1989.

“Tentu saja Wajar jika kami membicarakan masalah itu,” kata Menlu Iacovou menjawab pertanyaan wartawan apakah KTT Non-Blok dibicarakan dalam pertemuan sekitar 35 menit tersebut.

Ditanya apakah Siprus mendukung keinginan Indonesia menjadi tuan rumah KTT Non-Blok 1989, George Iacovou mengangkat tangan sambil tersenyum dan bergegas memasuki mobil yang siap membawanya ke Departemen Luar Negeri.

Di Deplu, Menlu Iacovou akan mengadakan pembicaraan dengan rekannya, Menlu Ali Alatas yang mendampinginya dalam pertemuan dengan Presiden Soeharto itu.

Tanggal 5-10 September mendatang, Siprus yang terletak di Laut Tengah itu, akan menjadi tuan rumah KTM (Konferensi Tingkat Menteri) Non-Blok yang akan membahas masalah tuan rumah KTT Non-Blok 1989 danKetua Non-Blok untuk periode tiga tahun berikutnya.

Tuan rumah KTT Non-Blok akan menjadi Ketua Non-Blok hingga KTT berikutnya.

Menlu Ali Alatas juga mengelak ketika ditanya tentang basil pembicaraan antara Presiden Soeharto dengan Menlu Iacovou itu. ”Nanti saja Sekarang ini kami akan mengadakan pembicaraan di Deplu,” kata Menlu Ali Alatas.

Ucapan Selamat

Dalam kunjungan kehormatan kepada Presiden Soeharto itu, Menlu George Iacovou menyampaikan ucapan selamat dari Presiden Siprus George Vasiliu untuk Presiden Soeharto.

Presiden Soeharto, kata Menlu Iacovou, menjelaskan tentang kebijaksanaan politik luar negeri Indonesia, upaya-upaya pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Menlu Iacovou yang juga didampingi Duta Besar Siprus untuk India, Antonios Valkis itu, sebaliknya menjelaskan keadaan-keadaan Siprus serta wilayah di sekitamya.

George Iacovou tiba di Jakarta Ahad petang untuk kunjungan empat hari di Indonesia.

Selama di Indonesia, selain mengadakan kunjungan kehormatan kepada Presiden Soeharto, mengadakan pertemuan dengan Menlu Ali Alatas dan dengan Menperin Hartarto, Menlu Iacovou juga akan berkunjung ke “Gedung Asia-Afrika” di Bandung serta ke IPTN (Industri Pesawat Terbang Nusantara).

Gedung Asia-Afrika itu merupakan bangunan bersejarah tempat berlangsungnya Konferensi Asia-Afrika pada tahun 1955 yang melahirkan “Dasa Sila” Bandung dan yang merintis lahirnya Gerakan Non-Blok.

Jakarta, ANTARA

Sumber : ANTARA (18/07/1988)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku X (1988), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 128-129.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.