SOEHARTO BAHAS KERJASAMA EKONOMI INDONESIA ­ DENMARK DENGAN MENTERI IVOR NORGARD

SOEHARTO BAHAS KERJASAMA EKONOMI INDONESIA ­ DENMARK DENGAN MENTERI IVOR NORGARD [1]

 

Jakarta, Antara

Kerjasama bilateral khususnya yang menyangkut bidang ekonomi antara Indonesia dan Denmark dibahas dalam pertemuan antara Presiden Soeharto dengan Menteri Ekonomi Luar Negeri Denmark Ivor Norgard di Bina Graha, hari Rabu.

Ivor Norgard dalam keterangannya kepada pers menyatakan, Indonesia tahun 1975/76 mengalami surplus 50 juta Danish Krone dengan adanya kenyataan bahwa ekspor Denmark ke Indonesia 44 juta Danish Krone sedangkan ekspor Indonesia ke negeri tersebut mencapai 94 juta Danish Krone. (Satu US dollar sama dengan 6 Danish Krone.)

Dalam pertemuan itu pihak tamu diantar Menteri Negara Ekuin Widjojo Nitisastro, Dubes Denmark di Jakarta dan Dirjen Hubungan Ekonomi Luar Negeri Deplu Arifin B.S.

Menteri Ivor Norgard mengemukakan, negaranya mengimpor dari Indonesia kopi, teh, tembakau, kayu, rempah2 dan minyak nabati. Sedangkan Denmark mengekspor ke Indonesia kimia, obat2an dan sebagainya.

Dia mengakui sekalipun dalam kunjungannya dalam beberapa hari di Indonesia belum dicapai suatu kesepakatan yang kongkrit  dalam peningkatan hubungan ekonomi, tapi hal itu akan dijajaki lebih lanjut oleh missi perdagangan Denmark yang kini berada di Indonesia dan mewakili 35 perusahaan di negeri itu.

Kerjasama Bidang Pertanian dan Industri

Ivor Norgard mengemukakan kerjasama di bidang pertanian dengan Indonesia telah dilakukan sejak beberapa tahun lalu melalui seminar2, latihan2 dan pertukaran pejabat.

Dia mengemukakan, negara yang mempunyai pengalaman dalam bidang pertanian dan dapat membantu Indonesia dalam hal ini.

Kedua negara juga telah mengadakan kerjasama dalam sejumlah proyek misalnya industri, makanan dan peternakan.

Denmark merupakan anggota IGGI yang juga memberikan bantuan kepada Indonesia.

Ivor Norgard menyatakan, negaranya dapat membantu Indonesia dalam bidang pertanian secara joint venture.

Dikemukakan, selama di Indonesia dia telah mengadakan serangkaian pembicaraan yang menyangkut peningkatan hubungan ekonomi dengan para pejabat Indonesia. (DTS)

Sumber:  ANTARA (13/10/1976)

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku IV (1976-1978), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 150-151.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.