SISWA KOWAD “TIDAK ADA” JANG TJANTIK, TAPI TAHAN TIDUR TJUMA 2 DJAM [1]

SISWA KOWAD “TIDAK ADA” JANG TJANTIK, TAPI TAHAN TIDUR TJUMA 2 DJAM [1]

 

Djakarta, Angkatan Bersendjata

Dalam masa latihan Gala Pushpa Sena III ada siswa/peladjar KOWAD jang dalam tempo sehari semalam hanja dapat tidur selama 2 djam. Hal ini mungkin terdjadi karena latihan kurir malam jang dimulai sekitar djam 20.00 baru dapat diselesaikan djam 1; selandjutnja siswa KOWAD jang sudah letih lesu itu tidak dapat istirahat dengan tenang karena djam 4 pagi ia sudah harus bangun untuk tugas selandjutnja, misalnja harus menggantikan teman untuk tugas djaga. Kesibukan jang susul menjusul seperti tsb diatas menjebabkan para siswa tidak sempat membuang waktu barang sebentar untuk meratakan bedak atau merapikan rambut. Hal2 jg berhubungan dengan ketjantikan ternjata tidak ada gunanja dalam masa latihan. Walaupun badju sudah apik, dan wadjah berseri2 kesemua itu akan lenjap dalam tempo sebentar apalagi djika harus mendjalankan tugas penjamaran dimana kulit muka para siswa jg halus itu mau tidak mau ditjoreng-tjoreng dengan arang.

Bahkan siapa jg terkena penjakit malas boleh sadja tidak menjisir rambut, karena rambut jg rapi djuga akan kusut bila ditekan oleh topi helm. “Siswa Kowad tidak ada jg tjantik sudah tjukup dgn badju bersih, rambut pendek dan bedak sedikit”, demikian penegasan seorang siswa.

Boleh Asal Djangan Kelihatan Struktur

Selama latihan umumnja para peladjar/siswa Kowad tidak ada jg sampai djatuh sakit dan harus tinggal berbaring; mereka semuanja tahan udji. Adalah suatu hal jg wadjar misalnja kalau mereka terserang influenza berat karena sering keluar malam dan mendjeladjahi daerah pegunungan sekitar Bandung jg tjukup terkenal dingin itu. (DTS)

Sumber: ANGKATAN BERSENDJATA (04/06/1966)

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku I (1965-1967), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal 318-319.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.