SIDANG UMUM MPR-RI TAHAP II DIBUKA

SIDANG UMUM MPR-RI TAHAP II DIBUKA[1]

 

 

Jakarta, Business News

Saat ini bangsa Indonesia tengah menghadapi ujian dan cobaan, akibat terjadinya gejolak dan krisis moneter yang membawa dampak ekonomi dan sosial. Gejolak dan krisis moneter yang juga melanda negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur merupakan tantangan kehidupan global yang harus dihadapi. Sidang Umum MPR Tahap II yang dimulai hari ini (1-11Maret 1998) merupakan landasan konstitusi untuk menghantarkan bangsa Indonesia memasuki abad tantangan, peluang, dan harapan. Oleh karena itu, tiada pilihan kecuali memaknai Sidang Umum MPR-RI Tahap II ini dengan produk dari karya yang dapat memenuhi harapan dan tuntutan rakyat di masa kini dan yang dapat mengantisipasi perkembangan kebutuhan rakyat di masa depan. Demikian sambutan Ketua MPR-Rl, H. Harmoko pada pembukaan Sidang Umum MPR-RI Tahap II di depan rapat paripurna MPR-RI, Minggu (1/3).

Tugas yang diemban Majelis dalam meletakkan rumusan-rumusan dasar untuk menjawab tantangan, memanfaatkan peluang, dan memenuhi harapan abad baru, terlebih lagi di tengah krisis moneter sekarang ini sangat berat dan besar. Namun, sebagai bangsa yang tahan uji, tahan cobaan, dan tahan penderitaan, hendaknya tidak perlu ragu dan was-was dalam melaksanakan pembangunan dan amanat rakyat. Kita tetap harus memiliki optimisme dalam menghadapi dan mengatasi segala bentuk ujian dan cobaan. Hendaknya kita tidak kehilangan kepercayaan diri terhadap kemampuan yang dimiliki dalam menghadapi hari-hari mendatang yang penuh tantangan dan gejolak sekalipun. Dalam menghadapi setiap gejolak kita bangsa pejuang yang mengutamakan kerja keras, tidak pernah santai dan tidak pernah kenal menyerah.

Badan Pekerja Majelis telah menyerahkan hasil kerjanya kepada Pimpinan Majelis pada 22 Januari 1998 yaitu berupa 1 Rancangan Keputusan MPR dan 6

Rancangan Ketetapan MPR, sbb :

  1. Rancangan Keputusan MPR-RI tentang Jadwal Acara Sidang Umum MPR RI Tahap II tgl : 1-11 Maret 1998.
  2. Rancangan Ketetapan MPR-RI tentang Perubahan dan Tambahan Atas Ketetapan MPR-RI Nomor 1/MPR/1983 tentang Peraturan Tata Tertib MPR­RI sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Ketetapan MPR-RI Nomor 1/MPR/1988 dan Ketetapan MPR-RI Nomor 1/MPR/1993.
  3. Rancangan Ketetapan MPR-RI tentang Garis-Garis Besar Haluan Negara.
  4. Rancangan Ketetapan MPR-RI tentang Pertanggungjawaban Presiden RI Soeharto selaku Mandataris MPR-RI.
  5. Rancangan Ketetapan MPR-RI tentang Pengangkatan Presiden RI.
  6. Rancangan Ketetapan MPR-RI tentang Pemberian Tugas dan Wewenang Khusus kepada Presiden/Mandataris MPR-RI dalam rangka Penyuksesan dan Pengamanan Pembangunan Nasional sebagai Pengamalan Pancasila.
  7. Rancangan Ketetapan MPR-RI tentang Pengangkatan Wakil Presiden RI.

Sumber : BUSINESS NEWS (02/03/1998)

_________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XX (1998), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 101-102.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.