SIAPKAN ANGKUTAN LEBARAN SEBAIK-BAIKNYA

SIAPKAN ANGKUTAN LEBARAN SEBAIK-BAIKNYA

PRESIDEN SOEHARTO:

 

Presiden Soeharto minta agar persiapan angkutan untuk keperluan Lebaran dilakukan sebaik-baiknya, sehingga memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memerlukan jasa angkutan.

Instruksi Kepala Negara tersebut disampaikan dalam sidang kabinet terbatas bidang ekuin di Bina Graha, Rabu siang kemarin. Demikian diterangkan oleh Menpen H. Harmoko kepada pers di Bina Graha, Rabu siang kemarin, selesai sidang kabinet.

Harmoko lebih jauh menerangkan, menghadapi bertambahnya arus penumpang selama Lebaran ini, Pemerintah mengusahakan penambahan jumlah angkutan penumpang sebanyak 15% yang beroperasi seminggu sebelum Lebaran dan dua minggu sesudah Lebaran.

Angkutan kebutuhan pokok rakyat ke daerah-daerah sehubungan dengan Lebaran ini, juga telah diusahakan kelancarannya sejak bulan lalu. Dengan demikian diharapkan kebutuhan pokok tersedia dengan mudah pada hari-hari Lebaran di seluruh tanah air.

Hasil evaluasi sidang, dalam menghadapi Lebaran tahun ini, pangan yang dikuasai Bulog cukup dan harganya stabil, kata Harmoko.

Angka-Angka

Menurut Harmoko, beras yang dikuasai Bulog sekarang ini, sebanyak 2,754 juta ton, tersebar diseluruh daerah. Gula pasir, walaupun tidak ada permintaan bertambah, Mei dan Juni, alokasinya ditambah masing-masing 100%, dari alokasi per bulannya.

Untuk menstabilkan harga gula yang merata di seluruh Indonesia, telah dilakukan angkutan khusus, sebagai stock penyangga daerah, sebanyak 41.885 ton. Selain itu Bulog masih mempunyai cadangan gula pasir sebanyak 213.046 ton.

Stock terigu juga cukup, sebanyak 135.632 ton. Alokasi pemasaran Mei dan Juni juga ditambah 100%, dari bulan-bulan sebelumnya. Angkutan khusus, untuk stock penyangga di daerah-daerah sebanyak 11.095 ton.

Bulog kini juga menguasai kedele, untuk kebutuhan sampai 4 bulan mendatang, yakni sebanyak 43.305 ton. Bulan ini diperkirakan akan masuk lagi kedele dari luar negeri sekitar 25.000 ton.

Bungkil kedele, juga dilaporkan cukup persediaannya. Bungkil kedele dibutuhkan untuk bahan baku makanan ternak (ayam). Oleh sebab itu, bungkil kedele punya kaitan dengan harga daging ayam dan telur ayam. Beras ketan juga telah disalurkan ke pasaran sebanyak 7.300 ton melalui koperasi­koperasi pasar.

Kebutuhan daging, khusus untuk DKI Jakarta, selain kebutuhan rutin sebanyak 31.300 ekor sapi/kerbau per bulan, untuk Lebaran akan ditambah 11.800 ekor lagi.

Kalau masih kurang, masih ada persediaan, yang dicadangkan untuk industri. Bulog, selama Lebaran ini, juga kan menyalurkan 90 ton daging beku, 50 ton daging ayam beku dan 8 ton telur ayam, khusus untuk daerah DKI Jakarta.

Inflasi

Sidang juga membahas berbagai perkembangan moneter, uang yang beredar sampai Mei 1985 sebanyak Rp 8,855 trilyun. Laju inflasi selama Mei 0,36% sehingga selama tahun anggaran (April-Mei) sebesar 2,86%, Selama tahun takwin (Januari-Mei) laju inflasi sebesar 3,04%.

Neraca perdagangan sampai Maret surplus, sebesar US$ 579, 1, karena bulan Maret ekspor kita US $ 1,751 milyar sedang impor kita US $ 1,172 milyar.

Barang-barang produksi, hasil industri, seperti semen, pupuk, kertas, garam, dan lain-lainnya, mencukupi kebutuhan. Sementara itu, dalam bidang pertanian, tanaman padi, palawija, sayur mayur produksinya mencapai target. (RA)

 

 

Jakarta, Berita Buana

Sumber : BERITA BUANA (06/06/1985)

 

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku VIII (1985-1986), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 62-63.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.