SENIN, PRESIDEN AKAN KEMBALI BEKERJA

SENIN, PRESIDEN AKAN KEMBALI BEKERJA[1]

 

Bad Oeynhausen, Media Indonesia

Presiden Soeharto menyatakan akan kembali bekerja menunaikan tugas-tugas kenegaraan Senin mendatang (15/7). Kepala Negara tiba di Tanah Air pagi ini setelah menjalani pemeriksaan kesehatan di RS Herz und Diabetes Zentrum, Bad Oeynhausen Jerman, sejak Selasa hingga Kamis lalu.

Sebelum meninggalkan Hotel Konigshof di Bad Oeynhausen, Kepala Negara kemarin pagi berturut-turut menerima tiga tamu yaitu pengusaha alat-alat berat Van Meyer, eksekutif Daimler Benz Aerospace Dr. Bishoff dan direktur sebuah rumah sakit di Bad Oeynhausen Dr. Shmidt.

Setelah menyelesaikan seluruh pemeriksaan kesehatan, Kamis, Presiden mempercepat jadwal kepulangan dan rencana semula hari Minggu, karena menurut tim dokter kesehatan Kepala Negara sangat memuaskan.

Wartawan Media Caecilia Kusumowinahyu tadi malam melaporkan, Kepala RS Herz und Diabetes Zentrum Prof. Dr. Reiner Koerfer kemarin kembali menegaskan, kondisi kesehatan Pak Harto sangat baik.

“Seluruh organ tubuh Presiden berjalan normal, sehingga tidak diperlukan operasi. Tim kami yakin hanya dengan diet yang teratur kondisi jantung Presiden akan bekerja lebih sempurna.” katanya kepada Media.

Menurut Koerfer, tim yang dipimpinnya saat memeriksa Pak Harto terdiri dari deIapan dokter ahli Jerman. Selain itu, selama tiga hari pemeriksaan, timnya bekerja sama dengan tujuh orang Tim Dokter Kepresidenan dari Indonesia.

“Asumsi awal kami saat pemeriksaan umum tahap pertama sama dengan hasil pemeriksaan terakhir.” tutur Koerfer.

Kepala Negara yang mulai menjalani pemeriksaan kesehatan pukul 07.00 Selasa (9/7) sampai Kamis (11/7) pukul 20.45 waktu setempat, meninggalkan RS setelah bertemu Kanselir Jerman Helmut Kohl yang menjenguknya pukul 16.00. Setelah itu Pak Harto menjamu makan malam tim dokter yang memeriksanya.

Pada kesempatan itu Pak Harto menyampaikan terima kasih atas segala jerih payah yang dilakukan dalam medical check up tersebut.

“Kerja sama Indonesia­Jerman di bidang medis dan kedokteran perlu lebih ditingkatkan di masa mendatang, misalnya antara Herz und Diabetes Zentrum dengan RS Jantung Harapan Kita yang didirikan almarhumah Ibu Tien Soeharto.” kata Kepala Negara.

Sementara itu Menristek Prof. Dr. BJ Habibie menjelaskan pertemuan antara Presiden dengan Kanselir Helmut Kohl yang berlangsung sekitar 90 menit merupakan pertemuan dua sahabat lama. Kepala Negara, tuturnya, menyatakan perlu terus ditingkatkan hubungan kerja sama kedua negara dalam berbagai aspek.

Untuk itu, tutur Habibie, kedua kepala pemerintahan sepakat segera merealisasikan peningkatan kerja sama teknik kedokteran, khususnya jantung dan kanker. Implementasinya direncanakan berlangsung pada kunjungan kenegaraan Kohl ke Indonesia Oktober 1996.

Kepada wartawan kemarin, Mensesneg Moerdiono mengatakan, Kepala Negara akan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma pukul 08:15 WIB hari ini. Menurut Moerdiono, selama di Jerman Kepala Negara mendapat laporan mengenai perkembangan di TanahAir secara rutin dan menyeluruh, serta memberikan berbagai petunjuk kepada para menteri.

Sumber : MEDIA INDONESIA (13/07/1996)

_________________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVIII (1996), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 710-712.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.