SELUAS 273.653 HA SAWAH HILANG SELAMA 16 TAHUN

SELUAS 273.653 HA SAWAH HILANG SELAMA 16 TAHUN[1]

 

Jakarta, Antara

Selama kurun waktu tahun 1980- 1996, telah hilang areal persaw ahan 273.653 Ha atau rata-rata 17.000 Hal tahun guna memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat di Pulau Jawa.

Setelah melaporkan masalah ini kepada Presiden Soeharto di Jalan Cendana, Kamis, Menteri Negara Agraria Soni Harsono mengatakan kepada pers bahwa selama periode itu pula telah hilang tanah di hutan sekitar 174.676 Ha.

Jika pada awal tahun 1980, luas tanah di hutan di Jawa masih 2,8 juta Ha maka pada tahun 96, jumlahnya telah berkurang menjadi 2,6 juta Ha.

“Perlu diambillangkah-langkah pengamanan.” kata Presiden ketika mengomentari laporan Soni Harsono tersebut.

Tindakan pengamanan harus dilakukan terutama bagi sawah berpengairan teknis.

Soni memberi contoh, jika perubahan peruntukan sawab itu belum ada izin lokasinya sedangkan di atas laban itu sudab ada bangunan, maka bisa saja bangunan itu dibongkar.

Kepada Kepala Negara, juga dilaporkan telah selesainya dibuat sertifikat bagi 1.119 keluarga di daerah gambut di Kalimantan Tengah untuk 228 Ha sawah. Sertifikat itu dijadwalkan akan diserahkan secara simolis oleh Kepala Negara jika mengunjungi daerab lahan gambut itu, dalam waktu dekat ini.

Sumber : ANTARA (20/03/1997)

____________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 285-286.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.