SEDERHANA, PERINGATAN ULTAH PAK HARTO KE-75

SEDERHANA, PERINGATAN ULTAH PAK HARTO KE-75[1]

 

Jakarta, Media Indonesia

Pangdam IV Diponegoro Maxjen TNI Subagyo melukiskan tahlilan di makam Ibu Tien Soeharto yang dilakukan oleh Presiden Soeharto, putra-putri, dan para cucu pada Jumat (7/6) tengah malam berlangsung dalam suasana yang sangat hening dan khusuk.

Acara itu dilanjutkan dengan peringatan ulang tahun Pak Harto ke-75 pada Sabtu (8/6) dini hari dalam suasana sangat sederhana.

Kepada Media tadi malam Subagyo mengungkapkan, tahlilan tersebut hanya diikuti oleh sekitar 30 orang. Selain putra-putri, menantu, para cucu, dan Pangdam Diponegoro sendiri, acara itu juga dihadiri oleh para ajudan Presiden dari ketiga Angkatan dan Polri serta Kepala Rumah Tangga Dalem Kalitan RM Srijanto.

“Juga sejumlah petugas Paspampres.” ujar Subagyo, mantan Komandan Paspampres.

Menurut jenderal yang di kalangan prajurit Kopassus dinilai berhasil mengembalikan legenda Kopassus ketika ia menjabat Komandan Kopassus tahun lalu, pada Jumat siang. Kepala Negara melaksanakan shalat Jumat bersama para petugas di kediaman Dalem Kalitan, Solo, serta bersama masyarakat setempat.

Petang harinya, sekitar pukul 20.00 WIB, putra-putri dan para cucu Presiden mengadakan tahlil di Makam Giri Bangun, Pak Harto sendiri baru menyusul ke Makam Giri Bangun sekitar pukul 21.30 WIB.

“Tahlilan ini berlangsung sangat khidmat dan khusyuk.” Kata jenderal lulusan Akabri 1970 yang Rabu (12/6) nanti genap berusia 50 tahun.

Menurut dia, kekhidmatan dan kekhusyukan itu bisa terjadi karena suasana nya sangat mendukung. Pertama, suasana malam sangat hening. Kedua, karena tidak ada tamu lain, kecuali putra-putri, menantu dan para cucu.

“Jadi, suasana benar-benar sangat berkesan.” tandasnya.

Tepat pukul 00.00 WIB, memasuki tanggal 8 Juni, para putra-putri, menantu, para cucu, mengucapkan selamat kepada Pak Harto yang hari itu genap berusia 75 tahun. Menurut Kepala Rumah Tangga Dalem Kalitan, Solo, Srijanto, terdapat dua pejabat yang memperoleh kesempatan memberikan ucapan selamat kepada Pak Harto petang itu, yakni Mayjen TNI Subagyo serta Komandan Paspampres Brigjen TNI Soegiyono.

“Setelah acara itu. Pak Harto memanggil Pak Subagyo berbincang-bincang berdua cukup lama.” ujar Srijanto.

Ketika ditanya Media hal apa saja yang disinggung dalam pembicaraan dengan Pak Harto, Subagyo enggan menjawab.

“Masak saya harus cerita sama wartawan.” tandas Subagyo.

Ketika kembali didesak, apakah disinggung kapan Pak Harto akan berkunjung kembali ke Makam Giri Bangun, Subagyo membenarkan.

“Tapi, ya nggak etis kalau saya ungkapkan waktunya.” kata Subagyo, ketika didesak Media kapan tepatnya kunjungan itu dilakukan.

Sumber : MEDIA INDONESIA (08/06/1996)

_________________________________________________________________________
[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVIII (1996), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 738-739.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.