SEBAGIAN BESAR PENGUSAHA ASEAN DIHARAP HADIRI “ASEAN BUSINESS SUMMIT”

SEBAGIAN BESAR PENGUSAHA ASEAN DIHARAP HADIRI

“ASEAN BUSINESS SUMMIT”[1]

 

Jakarta, Antara

“ASEAN Business Summit” yang akan diselenggarakan di Jakarta 11-13 Maret 1997 diharapkan dihadiri oleh sebagian pengusaha ASEAN karena peluang bisnis yang akan dibicarakan dalam acara tersebut harus diketahui secara jelas oleh pengusaha ASEAN.

Menurut Ketua Penyelenggara “ASEAN Business Summit”, Suryo Sulisto, di Jakarta, Kamis, adalah hal yang sangat tidak diharapkan apabila kegiatan itu hanya dihadiri oleh sedikit pengusaha ASEAN.

“Kita akan membicarakan peluang bisnis dan mendengarkannya langsung dari para pejabat tinggi negara-negara ASEAN, jadi harus kita ketahui lebih dahulu untuk kemudian dimanfaatkan secara maksimal.” katanya.

Kegiatan yang baru pertama kali diselenggarakan itu ditargetkan dihadiri oleh sekitar 600 pengusaha termasuk pengusaha mancanegara yang saat ini sudah terdaftar sekitar 400 pengusaha.

Di antara para pengusaha yang menyatakan siap hadir adalah para pengusaha ASEAN, 100 pengusaha dari Amerika Serikat dan para pengusaha dari Eropa dan Asia Timur.

Dari promosi yang dilakukan oleh Kamar Dagang dan lndustri (Kadin) ASEAN ke kota-kota besar di ASEAN seperti Singapura, Kuala Lumpur dan Bangkok baru-baru ini, pihak penyelenggara optimis acara tersebut akan dikunjungi banyak pengusaha ASEAN.

Tidak hanya itu, para pejabat tinggi dari ASEAN juga sudah menyatakan kesediaannya untuk hadir dan bicara di forum tersebut, katanya.

Selain Presiden Soeharto yang akan membuka secara resmi acara tersebut, Deputi Perdana Menteri Singapura, B.G. Lee Hsien Loong, Deputi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Deputi Perdana Menteri Thailand Amnuay Vrravan juga akan berbicara pada acara itu.

Selain itu terdapat nama beberapa menteri seperti Menko Prodis, Hartarto dan Menparpostel Joop Ave dari Indonesia, Menteri Perindustrian dan Perdagangan International Malaysia Rafidah Aziz dan Menteri Perdagangan dan lndustri Filipina Cesar Bautista.

Pertemuan yang juga akan meningkatkan kerangka kerja bisnis dunia usaha ASEAN itu akan membicarakan lima topik pokok yaitu bisnis makanan dan pertanian, industri otomotif sebagai barang modal, bisnis keuangan seperti perbankan, pembiayaan dan asuransi, bisnis waralaba dan infrastruktur.

Sumber : ANTARA (20/02/1997)

____________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 252-253.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.