RI-THAILAND AKAN TANDATANGANI PERJANJIAN IMBAL­ BELI

RI-THAILAND AKAN TANDATANGANI PERJANJIAN IMBAL­ BELI[1]

 

Jakarta, Antara

Indonesia dan Thailand diharapkan akan segera menandatangani perjanjian perdagangan dengan sistem imbal-beli dalam rangka meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan kedua Negara.

“Dalam rangka kunjungan Perdana Menteri Thailand Banham Silpa-archa, direncanakan akan ditandatangani kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) mengenai perdagangan dengan sistem imbal-beli.” kata Mensesneg Moerdiono kepada pers di Jakarta, Senin.

PM Thailand Banham Silpa-archa dijadwalkan akan mengadakan kunjungan kenegaraan ke Jakarta dan Yogyakarta, 24-25 April atas undangan Presiden Soeharto dan Ibu Tien Soeharto.

Moerdiono mengatakan pada pertemuan kedua pemimpin, akan dibicarakan mengenai masalah bilateral, regional, serta internasional.

Menteri Pertanian Sjarifuddin Baharsjah baru-baru ini mengatakan kedua negara akan mengadakan perjanjian imbal-beli.

Indonesia akan membeli beras dan sebaliknya menjual sejumlah pesawat N-235. Banham yang disertai istri dan sejumlah pejabat tinggi mengunjungi Jakarta dalam rangka memperkenalkan diri secara resmi sebagai kepala pemerintahan negara Gajah Putih itu.

Setiap kepala negara atau kepala pemerintahan di ASEAN, yang baru saja menduduki jabatan baru, biasanya mengunjungi mitranya sesama kepala negara atau kepala pemerintahan lainnya di ASEAN untuk memperkenalkan diri.

Sumber : ANTARA (22/04/1996)

_________________________________________________________
[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVIII (1996), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 305-306.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.