RI TAWARKAN KEMAMPUAN REKAYASANYA KEPADA ANGGOTA OKI

RI TAWARKAN KEMAMPUAN REKAYASANYA KEPADA ANGGOTA OKI[1]

 

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto hari Rabu menawarkan kemampuan rekayasa dan rancang bangunnya kepada negara-negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI).

“Harga yang ditawarkan Indonesia bisa 30 persen lebih rendah yang ditawarkan negara-negara lainnya.” kata  Menko Prodis Hartarto kepada pers setelah mendampingi Presiden Soeharto di Istana Merdeka, Rabu, menerima pimpinan Kadin negara anggota OKI.

Kepada para tamunya, Kepala Negara mengatakan Indonesia telah sanggup membuat berbagai pabrik misalnya pabrik pupuk, semen, gas alam cair, kertas serta baja. Bahkan dijelaskan, sudah ada perusahaan Indonesia yang memenangkan tender di berbagai negara.

Ketika mengutip pernyataan Kepala Negara, Hartarto menyebutkan anggota-anggota OKI tersebut bisa memanfaatkan jasa Bank Pembangunan islam (IDB) dalam menggunakan jasa atau kemampuan Indonesia di bidang rekayasa dan rancang bangun.

Karena pada bulan Desember akan berlangsung sidang para menteri ekonomi OKI di Jakarta, maka Indonesia akan mengambil prakarsa bagi peningkatan kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan itu termasuk mengatasi masalah bea masuk.

Sumber : ANTARA (23/10/1996)

_______________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVIII (1996), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 469.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.