RI AKAN BICARAKAN LAGI SOAL MOBNAS DENGAN JEPANG, AS DAN UE

RI AKAN BICARAKAN LAGI SOAL MOBNAS DENGAN JEPANG, AS DAN UE[1]

 

Jakarta, ANTARA

Indonesia sudah siap untuk memulai lagi pembicaraan-pembicaraan bilateral mengenai masalah mobil nasional (Mobnas) dengan Jepang, Amerika Serikat dan Uni Eropa.

“Pembicaraan itu akan berlangsung awal Juni.” kata Memperindag Tunky Ariwibowo kepada pers setelah melaporkan rencana pembicaraan tersebut kepada Presiden Soeharto di Istana Merdeka, Jumat.

Namun, katanya, sampai sekarang belum diketahui dimana pembicaraan­-pembicaraan bilateral itu akan berlangsung. Ia memberi contoh, pembicaraan dengan Jepang bisa saja berlangsung di Jakarta atau di Tokyo.

Ketika ditanya wartawan mengenai materi pembicaraan-pembicaraan tersebut, Tunky menolak memberikan penjelasan terinci. Kita akan menawarkan sesuatu dan kemudian mereka akan memberi tanggapan yang akan kita pelajari.

“Kita akan melakukan take and give.” katanya.

Pembicaraan-pembicaraan mengenai masalah Mobnas itu dilakukan pada tingkat pemerintahan dan bukan melalui jalur asosiasi pengusaha.

Jepang, AS, dan UE merasa keberatan terhadap program Mobnas, karena Pemerintah Indonesia memberikan perlakukan khusus kepada PT Timor Putra Nasional (TPN).

TPN diberi tugas membuat mobil nasional dengan kewajiban menggunakan komponen lokal secara bertahap selama tiga tahun masing-masing 20 persen, 40 persen dan 60 persen. Sebagai imbalannya mereka mendapat pembebasan bea masuk dan pajak penjualan (PPn) atas barang mewah.

Kepada Kepala Negara,Tunky juga menjelaskan kendala yang dihadapi para pengusaha Indonesia di luar negeri,terutama mengenai tuduhan dumping.

“Pemerintah akan memberikan bantu an kepada perusahaan-perusahaan yang terkena tuduhan dumping.” katanya.

Selain masalah dumping, ekspor Indonesia juga dihalangi oleh berbagai cara. Ia memberi contoh, ekspor ikan tuna ke Jepang mengalami hambatan karena mereka melancarkan tuduhan bahwa pada ikan tersebut terdapat karbon monoksida.

Sumber : ANTARA (30/05/1997)

____________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 368-369.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.