RAKOR KESRA SUMBANG SARAN KTT ASEAN

RAKOR KESRA SUMBANG SARAN KTT ASEAN

 

 

Rapat koordinasi tingkat menteri bidang Kesra Senin antara lain membahas sumbangan saran yang diharapkan dapat menjadi masukan bagi Presiden Soeharto dalam KTT ASEAN di Manila Desember mendatang.

Sekretaris Menko Kesra Wahyu Sukoco seusai mengikuti rakor itu menjelaskan kepada wartawan bahwa sumbangan saran tersebut meliputi konsep pembangunan Indonesia di bidang pemanfaatan sumber daya manusia khususnya generasi muda, peranan wanita, kependudukan, penanggulangan penyalahgunaan obat dan narkotika, serta konsepsi budaya.

Sumbangan saran dari Rakor Kesra yang dipimpin Menko Kesra H. Alamsjah Ratu Perwiranegara tersebut selanjutnya akan dibahas lagi oleh Departemen Luar Negeri.

“Beberapa hal dalam lingkup Kesra yang disampaikan itu bagaimanapun tetap berpedoman pada GBHN 1983,” kata Wahyu Sukoco.

Di bidang kependudukan, tambahnya, dirasa perlu ada peningkatan kualitas agar jumlah penduduk yang banyak bukan malah menjadi beban pembangunan, melainkan sebaliknya menjadi penopang pembangunan.

KTT ASEAN di Manila dijadwalkan berlangsung pertengahan Desember mendatang. Presiden Soeharto sudah memberi jaminan kepada Pemerintah Filipina untuk menghadiri KTT tersebut.

Rakor Kesra yang berlangsung di Kantor BKKBN Pusat itu juga membicarakan tindak lanjut penanggulangan bencana alam akibat letusan Gunung Galunggung di Jawa Barat beberapa tahun lalu.

Menurut Wahyu Sukoco, pembahasan masalah tersebut ada kaitannya dengan hasil-hasil pengamatan Wakil Presiden Umar Wirahadikusumah dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Barat baru-baru ini.

Wapres telah memberi petunjuk supaya kewaspadaan terhadap kemungkinan terulangnya bencana Galunggung ditingkatkan mengingat kantong-kantong lahar yang dibangun di sekitar gunung itu kini hampir tidak dapat menampung lahar dingin yang turun bersama air hujan.

Sementara itu, air kawah Galunggung akibat curah hujan juga sudah mencapai volume tertinggi, yakni 7,5 juta meter kubik, sehingga dapat dibayangkan betapa dahsyatnya banjir yang akan melanda penduduk di bawahnya seandainya sampai terjadi letusan lagi.

“Sungguh pun pemerintah memperkirakan bencana itu tidak akan terjadi, tetapi langkah-langkah preventif tetap dirasa perlu untuk dilakukan,” kata Sekretaris Menko Kesra.

Dalam Rakor Kesra itu juga dilaporkan bahwa Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional ke-15 dijadwalkan berlangsung di Lampung 8 hingga 14 Februari tahun depan. Masa penyelenggaraan MTQ itu lebih singkat dibanding musabaqah-musabaqah tilawatil Qur’an tingkat nasional sebelumnya.

Akan tetapi, atas pertanyaan wartawan, Sekretaris Menko Kesra menegaskan bahwa hal tersebut hanya karena pertimbangan efisiensi tanpa mengurangi kegiatan dalam MTQ Nasional ke-15 dibanding MTQ sebelumnya.

Masalah bam lain yang dilaporkan dalam rakor oleh Kepala BKKBN Pusat Haryono Suyono adalah rencana penyelenggaraan kampanye KB Mandiri di empat kota (Medan, Ujungpandang, Jakarta dan Surabaya) mulai Februari mendatang.

Persiapan program yang mendapat bantuan dana dari Badan Bantuan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) itu sudah dilaporkan kepada Presiden Soeharto oleh Menko Kesra dan Kepala BKKBN Pusat Sabtu lalu. (RA)

 

 

Jakarta, Antara

Sumber : ANTARA (23/11/1987)

 

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku IX (1987), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 306-307.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.