PRESIDEN TUGASKAN 3 MENTERI MENELITI KEBUTUHAN BAHAN BAKU

PRESIDEN TUGASKAN 3 MENTERI MENELITI KEBUTUHAN BAHAN BAKU [1]

 

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto menginstruksikan tiga Menteri Kabinet Pembangunan untuk meneliti kembali dan menyusun rencana yang seksama jumlah kebutuhan bahan2 baku dalam menghadapi tahun anggaran 1974.

Ketiga menteri itu adalah, Menteri Negara/Ketua Bappenas, Menteri Perdagangan sebagai Ketua Sub Dewan Distribusi dan Menteri Perindustrian sebagai Ketua Sub Dewan Produksi.

Sekretaris Kabinet Sudharmono menjelaskan kepada pers, bahan2 yang akan diteliti itu antara lain semen, besi, beton dan jenis bahan baku lainnya yang sangat diperlukan dalam pelaksanaan pembangunan yang akan datang.

Dijelaskan, bahwa sebelum sidang paripurna kabinet Selasa di gedung Sekretaris Kabinet, Presiden terlebih dahulu menerima saran2 dari Menteri2 yang menjadi Ketua Sub2 Dewan Stabilisasi Ekonomi.

Dalam penelitian dan penyusunan rencana ini diperhitungkan pula dengan pengadaan2 bahan baku produksi dalam negeri pengadaan yang perlu diimpor. Dengan demikian persediaan benar2 ada, harga2 tetap stabil dan penyalurannya tetap lancar, kata Sudharmono.

Penyaluran Bahan2 Pokok

Mengenai penyaluran bahan2 pokok seperti beras, gula pasir terigu oleh Presiden diinstruksikan pula agar penyalurannya diikuti perlu supaya tidak tetjadi kemacetan2 kata Sudharmono Sekretaris Kabinet.

Begitu pula halnya dengan penyaluran pupuk dan kredit Bimasnya diadakan terus pengecekan oleh Menteri Negara/Ketua Bappenas, Menteri Pertanian agar pelaksanaannya benar2 intensip dan mencapai hasil yang direncanakan.

Untuk menghadapi kemungkinan rusaknya areal2 sawah akibat hujan ini oleh Presiden diinstruksikan agar sarana2 produksi seperti pupuk, bibit2 dan sebagainya hendaknya sudah disiapkan sekarang. (DTS)

Sumber: ANTARA (14/02/1973)

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku III (1972-1975), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 357-358.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.