PRESIDEN TINJAU JALAN JAGORAWI TAHAP KE-2

PRESIDEN TINJAU JALAN JAGORAWI TAHAP KE-2

 

Presiden Soeharto Selasa pagi meninjau selesainya pembangunan Jalan Jakarta Bogor Ciawi (Jagorawi) Tahap II dan Simpang Susun Gunung Putri.

Kepala Negara yang disertai Mensesneg Sudharmono SH, Menteri PU Sujono Sosrodarsono, Menteri Perindustrian Ir. Hartarto terlebih dahulu mendapat penjelasan dari Menteri PU.

Lokasi jalan Jagorawi Tahap II terdiri dari dua jalur yaitu jalur utama Ciawi sepanjang 4,695 Km dan jalur penghubung Gadog 2,430 Km.

Pembangunan yang dilakukan oleh PT Jasa Marga dengan perencana dan Pengawas Amman & Whitne, dengan kontraktor PT ICCI. Pembiayaan dari PT Jasa Marga, APBN dan USAID, yang pelaksanaannya dimulai Mei 1981 dan selesai Maret 1985.

Jalan Jagorawi Tahap II ini kata Menteri bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas dari Jakarta ke Puncak serta mengurangi beban lalu lintas di perempatan jalan Ciawi.

Simpang Susun Gunung Putri yang berlokasi dari Jalan Tol Jagorawi sampai dengan jalan lama Gunung Putri dengan panjang 1,500 Km dengan kuasa bangunan oleh PT Jasa Marga dan perencana Ditjen Bina Marga serta kontraktor PT Hutama Karya Cabang XII.

Dari Simpang Susun Gunung Putri ditetapkan untuk kendaraan golongan I dan II ke Cibubur masing-masing Rp 300,- dan Rp. 600,- sedang untuk Jakarta Rp. 600,- dan Rp. 1.200,-

Pembiayaan jalan Simpang Susun Gunung Putri ini semuanya bersumber dari pinjaman Indocement Group dan PT Semen Cibinong, yang bersifat kerja sama dan pengembaliannya dilakukan melalui perhitungan pembayaran tol terhadap kendaraan-kendaraan Indocement Group dan PT Semen Cibinong yang menggunakan jalan tol tersebut. (RA)

 

 

Jakarta, Sinar Harapan

Sumber : SINAR HARAPAN (07/05/1985)

 

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku VIII (1985-1986), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 32-33.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.