PRESIDEN TINGGALKAN TANAH AIR MENUJU JERMAN

PRESIDEN TINGGALKAN TANAH AIR MENUJU JERMAN

 

 

Jakarta, ANTARA

Presiden Soeharto hari Selasa malam (2/7) bersama Ibu Tien Soeharto, tiga menteri, serta sejumlah pejabat lainnya meninggalkan Jakarta menuju Republik Federal Jerman untuk mengadakan kunjungan kenegaraan selama lima hari.

Di Bandara Halim Perdana kusuma, Kepala Negara dan rombongan dilepas Wakil Presiden Sudharmono, SH dan Ibu EN Sudharmono, Menko Polkam Sudomo, Menko Kesra Soepardjo Rustam, Menhankam LB.Moerdani, Menmud/Sekkab Saadilah Mursjid serta Pangab Jenderal TNI Try Sutrisno. Pesawat mulai bergerak pukul 21.45 WIB.

Tiga menteri yang merupakan anggota resmi rombongan Presiden, yaitu Menko Ekuin dan Wasbang Radius Prawiro, Menlu Ali Alatas, serta Mensesneg Moerdiono ikut serta sejak awal perjalanan dari Jakarta. Sedang Menristek BJ Habibie telah lebih dahulu berada di Jerman.

Dijadwalkan pesawat Garuda Indonesia mendarat di Bandara Bonn pukul 09.00 waktu setempat, dan rombongan langsung menuju wisma negara Petersberg. Presiden Soeharto akan diterima secara resmi oleh Presiden Weizsaecker di Istana Kepresidenan Hammerschmidt.

Kedua kepala negara kemudian akan mengadakan pembicaraan tentang masalah bilateral dan internasional sekitar satu jam yang dilanjutkan dengan acara makan siang. Sedangkan malam harinya Presiden Jerman akan mengadakan jamuan kenegaraan.

Pada hari kedua kunjungan kenegaraan ini, acara Presiden cukup padat karena antara lain akan menerima Menlu Hans Dietrich Genscher, mengunjungi Balaikota Bonn. Tidak lama kemudian Kepala Negara meletakkan karangan bunga di tugu peringatan korban perang di Nordfriedhof.

Presiden kemudian mengadakan pembicaraan dengan Kanselir Helmut Kohl dikantor kepala pemerintahan negara ini sekitar 45 menit yang kemudian dilanjutkan dengan makan siang. Sementara itu, Ibu Tien Soeharto mengadakan acara terpisah antara lain meninjau pameran bunga serta melihat pabrik lampu kristal. Pada malam harinya, Kepala Negara dan Ibu Tien akan mengadakan pertemuan dengan masyarakat Indonesia di KBRI Bonn.

Presiden Soeharto hari Jumat pagi akan berpamitan kepada Presiden Weizsaecker karena akan melanjutkan perjalanan ke Oldenburg antara lain untuk meninjau pusat percobaan kereta monorail. Kemudian rombongan melanjutkan perjalanan ke Papenburg untuk menyaksikan galangan kapal yang telah memasok beberapa produknya ke Indonesia.

Pada hari Sabtu pagi hingga siang harinya, Presiden tidak melakukan acara resmi. Sore harinya rombongan ini antara lain akan meninjau museum dan melewati bekas tembok Berlin. Kemudian Kepala Negara berangkat ke Frankfurt.

Minggu siang, Presiden menandatangani “buku emas” kota Mainz dan menikmati pelayaran di Sungai Rhein. Minggu sore, rombongan ini kembali ke Bandara Frankfurt untuk selanjutnya kembali ke Tanah Air. Dijadwalkan hari Senin siang Kepala Negara tiba kembali di Jakarta. (SA)

 

 

Sumber : ANTARA (02/07/1991)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XIII (1991), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 52-53

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.