PRESIDEN TIBA KEMBALI PAGI INI KERJA SAMA KEDOKTERAN RI-JERMAN DITINGKATKAN

PRESIDEN TIBA KEMBALI PAGI INI

KERJA SAMA KEDOKTERAN RI-JERMAN DITINGKATKAN[1]

 

Jakarta, Suara Karya

Pemeriksaan kesehatan Presiden di Rumah Sakit “Herz und Diabetes Zentrum” Bad Oeynhausen, Jerman, sesuai denganjadwal dan Presiden direncanakan tiba kembali di Tanah Air, Sabtu pagi ini pukul 08.15 WIB. Tim dokter kepresidenan yang turut bersama Presiden kembali ke Tanah Air, setibanya di Bandara Halim Perdanakusuma direncanakan bersama Mensesneg Moerdiono akan memberikan keterangan yang lebih rinci mengenai kesehatan Presiden.

Secara umum berdasarkan kesimpulan dari tim dokter, kesehatan Presiden baik. Malahan, menurut salah seorang tim dokter Jerman, kesehatan Presiden bagus sekali bagi orang seusia Pak Harto. Selama di Jerman, Presiden selalu mendapat laporan mengenai perkembangan di Tanah Air, bahkan Presiden memberi petunjuk-petunjuk apa yang perlu dilakukan di Tanah Air.

Demikian keterangah resmi hasil pemeriksaan kesehatan Presiden di Bad Oeynhausen yang disampaikan Mensesneg Moerdiono di Gedung Utama Sekretariat Negara, Jumat (12/7).

Mensesneg menjelaskan, sesuai dengan jadwal, Presiden telah menjalani pemeriksaan menyeluruh atau dalam bahasa Inggrisnya disebut second opinion terhadap kesimpulan sementara tim dokter di Tanah Air. Semua kegiatan pemeriksaan, termasuk jadwal waktu ternyata sesuai dengan rencana yang telah dirancang sejak semula dari Jakarta, sebelum Presiden berangkat ke Jerman.

Tidak Mungkin Detail

“Coba diperhatikan penjelasan saya, sebelum Presiden berangkat saya jelaskan bahwa Presiden akan memulai pemeriksaan kesehatannya pada Selasa dan pemeriksaan itu berlangsung beberapa hari.” kata Moerdiono.

Tentu saja, lanjut Moerdiono, dirinya tidak mungkin mengungkapkan secara detail karena semua yang mampu disebutkan itu adalah masih dalam perencanaan. Jadi sejak semula memang dirancang Presiden diperiksa di rumah sakit tersebut secara menyeluruh oleh tim dokter Jerman bersama tim dokter Indonesia pada Selasa, Rabu dan Kamis.

Satu-satunya perubahan dari jadwal kegiatan Presiden di Jerman adalah, jika semula direncanakan Presiden akan meninggalkan rumah sakit pada Jumat pagi waktu setempat (12/7), langsung menuju lapangan terbang, tapi yang terjadi adalah Kamis malam (11/7) Presiden sudah meninggalkan rumah sakit dan tinggal di Hotel Konigshof tempat Presiden bermalam.

Jumat pagi kemarin (12/7) pukul 11:00 waktu setempat pesawat kepresidenan meninggalkan Hannover menuju Jakarta dengan singgah mengisi bahan bakar di Abu Dhabi. Menurut jadwal penerbangan Presiden akan tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma Sabtu hari ini pukul 08.15 WIB.

Pemeriksaan kesehatan Pak Harto dilakukan oleh tim dokter dari Jerman disertai oleh tujuh orang dari tim dokter kepresidenan.

“Kita semua merasa sangat bersyukur kehadirat Allah SWT karena keadaan Presiden bagus.” ucap Moerdiono.

Sesungguhnya permintaan pemeriksaan second opinion, lanjut Moerdiono, adalah hal yang sangat normal dilakukan oleh setiap orang. Para menteri, pejabat tinggi dan banyak sekali orang-orang di luar pemerintahan pun tidak jarang melakukan pemeriksaan second opinion itu baik di dalam maupun luar negeri.

Petunjuk Presiden

Selama di Jerman, Pak Harto juga selalu mendapat laporan secara ringkas dan menyeluruh mengenai keadaan dan perkembangan di Tanah Air.

“Untuk Satu hal malahan Presiden memberi petunjuk-petunjuk apa yang perlu dilakukan di Tanah Air.” ujar Moerdiono.

Kegiatan Pak Harto pada Kamis petang waktu setempat adalah bertemu Kanselir Helmut Kohl di rumah sakit. Ini merupakan kunjungan silaturrahmi antara kedua pernimpin yang sangat dekat itu. Setelah itu pada pukul 19.00 waktu setempat Pak Harto mengadakan jamuan makan malam bersama dengan tim dokter Jerman dan Indonesia di ruang kantin rumah sakit.

Ketua tim dokter Jerman, Prof. Koerner mengatakan, Presiden sehat sekali. Kepala rumah sakit menyampaikan sambutan yang mengungkapkan rasa terimakasih dari rumah sakit tersebut atas kepercayaan yang diberikan Presiden untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di tempat itu.

Presiden menyampaikan rasa terimakasih yang paling dalam atas pelayanan rumah sakit itu dan cara-cara pemeriksaan yang sangat teliti dari tim dokter Jerman, serta diberi kesempatan untuk melihat dari dekat berbagai keadaan di rumah sakit dan juga penggunaan alat-alat yang sangat canggih dalam penanganan penyakit jantung. Karena itu, tatkala bertemu dengan Kanselir Jerman Helmut Kohl, Presiden Soeharto mengatakan juga mengirim dokter-dokter Indonesia untuk berada di dekat di tengah­tengah kegiatan rumah sakit tersebut.

Setelah melihat alat-alat yang begitu canggih, mutakhir, Presiden berpendapat bahwa peralatan saja jelas tidak cukup. Yang sangat penting berkaitan dengan peralatan itu adalah sumber daya manusia (SDM). Karena itu masalah tersebut disinggung Presiden dalam pertemuannya dengan Kohl.

Dari Bad Oeyenhausen Antara melaporkan Presiden Soeharto dalam pidatonya pada jamuan makan malam bagi tim dokter ahli pimpinan Prof Dr. Reiner Koener yang memeriksanya, mengatakan, karja sama Indonesia Jerman dalam bidang medis dan kedokteran perlu lebih ditingkatkan di masa-masa mendatang, seperti misalnya antara Herz und Diabetes Zentrum dengan RS Jantung Harapan Kita yang didirikan almarhumah Ibu Negara Tien Soeharto.

Dalam pertemuannya selama 1,5 jam dengan Kanselir Helmut Kohl, yang menurut Menristek BJ Habibie sebagai pertemuan dua sahabat lama Presiden Soeharto juga menyatakan perlunya terus peningkatan hubungan kerja sama kedua negara dalam berbagai aspek.

Kedua pemimpin, menurut Habibie, menyatakan akan segera merealisasikan peningkatan kerja sama teknik kedokteran khususnya jantung dan kanker yang implementasinya direncanakan berlangsung pada kunjungan kenegaraan Kohl ke Indonesia yang direncanakan Oktober mendatang.

Sumber : SUARA KARYA (13/07/1996)

___________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVIII (1996), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 714-717.

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.