PRESIDEN TERIMA UTUSAN SOMALIA

PRESIDEN TERIMA UTUSAN SOMALIA

Hubungan kerjasama di segala bidang antara Indonesia dan Somalia kini perlu ditingkatkan, terutama di bidang ekonomi. Muhammad Nor Galal, utusan khusus Presiden Republik Demokrasi Somalia mengatakan hari Senin, di Bina Graha, selesai diterima Presiden Soeharto.

Dalam hubungan ini, menurut Galal yang didampingi oleh Duta Besarnya di Jakarta, Ishak Ahmed, telah disampaikan pesan khusus dari Presiden Somalia kepada Presiden Soeharto pada kesempatan kunjungannya kepada Kepala Negara RI ini.

Gala yang menjabat Ketua Komisi Ekonomi Nasional Somalia, selanjutnya mengatakan sebagai tindak lanjut dari kunjungan iniakan datang ke Indonesia delegasi dari negerinya guna merealisir hubungan kedua negara yang dimaksudkan.

Menteri Koordinator Politik dan Keamanan M. Panggabean, yang mendampingi Presiden ketika menerima utusan Presiden Somalia itu menjelaskan bahwa delegasi Somalia yang akan berkunjung kemari akan dipimpin oleh Menteri Luar Negerinya.

Galal: Timtim Selesai

Mengenai sikap Somalia terhadap Timor Timur sekarang, utusan Presiden Somalia ini mengatakan bersama Indonesia dan tidak menentang. Dikatakannya bahwa Timor Timur sebagai masalah dekolonialisasi sudah selesai.

Menurut Menko Panggabean, sikap Somalia sekarang ini terhadap Timor Timur di Perserikatan Bangsa-Bangsa abstein.

Tapi dalam pertemuannya dengan Presiden Soeharto, utusan Presiden Somalia itu mengatakan pemerintahannya akan segera mengirim kawat kepada wakilnya di PBB agar sikap abstein itu diganti dengan mendukung Indonesia di forum Internasional. (DTS)

Jakarta, Merdeka

Sumber: MERDEKA (10/10/1978)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku IV (1976-1978), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 733-734.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.