PRESIDEN TERIMA SURAT2 KEPERCAYAAN DUTA BESAR IRAN

PRESIDEN TERIMA SURAT2 KEPERCAYAAN DUTA BESAR IRAN

Presiden Soeharto menilai bahwa hubungan persahabatan dan kerjasama antara Iran dan Indonesia yang telah meningkat merupakan suatu akibat dari adanya persamaan2 pandangan yang mendasar antara kedua negara ini.

Hal ini dikemukakan Kepala Negara di Istana Negara, Rabu pagi, ketika menerima surat kepercayaan Duta Besar Iran yang baru Parviz Safmia.

Sebagai misal, dikemukakan oleh Kepala Negara adanya persamaan cita2 untuk meningkatkan taraf hidup rakyat dalam mencapai kemakmuran dan kesejahteraan disamping pula persamaan dalam mengusahakan terpeliharanya perdamaian dunia.

Menurut Kepala Negara, persamaan2 yang ada tersebut telah digalang dalam berbagai forum di mana misalnya forum2 PBB, OPEC, Konferensi Islam dan kelompok negara2 berkembang.

Kepala Negara merasa perlu untuk lebih ditingkatkan hubungan kerjasama bilateral yang lebih nyata antara Iran dan Indonesian khususnya di bidang ekonomi, perdagangan dan kebudayaan.

Peningkatan ini, katanya dirasa perlu bukan saja untuk meningkatkan kemampuan negara2 berkembang tetapi juga lebih dari itu yakni dalam rangka memantapkan peranan negara berkembang sebagai kegiatan dunia ketiga dalam ikut serta menentukan arah serta peta politik dunia yang lebih adil dan penuh kesinambungan terutama dalam membangun tata ekonomi dunia baru.

Pada kesempatan tsb Kepala Negara tak lupa menyampaikan penghargaan kepada Duta Besar yang lama, Muhammed Ali Shokouhian atas segala usaha yang telah diperbuat dalam mempererat hubungan persahabatan serta ketjasama antara Iran dan Indonesia selama bertugas di Indonesia. (DTS)

Jakarta, Sinar Harapan

Sumber: SINAR HARAPAN (25/10/1978)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku IV (1976-1978), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 748-749.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.