PRESIDEN TELITI PESAWAT SUPER HERCULES L-100

PRESIDEN TELITI PESAWAT SUPER HERCULES L-100

Presiden Soeharto dalam perjalanan ke Pulau Galang menyempatkan diri meneliti pesawat Super Hercules L-100 yang baru saja dibeli TNI-Angkatan Udara dan dijadikan pesawat VIP.

Bagian demi bagian dari pesawat Super-Hercules yang berkapasitas 62 penumpang VIP itu diperhatikan oleh Presiden.

Pesawat ini terdiri dari ruang depan untuk VIP sebanyak 12 tempat duduk, dan dua ruangan lainnya di bagian tengah dan bagian belakang pesawat masing-masing 12 tempat duduk. Ketiga ruang ini dibatasi oleh dua ruangan tempat mempersiapkan makanan (paintry) atau disebut juga dapur.

Dengan diantar Menhankam/Pangab Jenderal TNI M. Jusuf dan KASAU Marsekal Ashadi Tjahyadi, Presiden meneliti tempat-tempat duduk dengan memukul­mukulkan kipas yang dibawanya.

Sambil berjalan dariruang depan sampai ke ruang paling belakang, Menhankam/ Pangab menjelaskan segala sesuatunya mengenai pesawat tersebut kepada Presiden.

Jenderal M. Jusuf sesampainya di bagian paling belakang mengatakan kepada Presiden: "Ruang belakang ini masih cukup luas. Ruang ini dapat digunakan untuk menempatkan bagasi."

Dalam penerbangan ke Tanjung Pinang itu, pesawat Super-Hercules itu diterbangkan oleh pilot TNI-Angkatan Udara Letkol Penerbang Masulili.

Pesawat ini kelihatannya cukup nyaman untukmembawa rombongan. Namun jika terbang pada ketinggian yang cukup tinggi, terasa udara sangat dingin sampai rasanya ke tulang sumsum. Selain itu kursi yang menurut keterangan dibuat di dalam negeri itu kurang sempurna pembuatan tempat makanannya sehingga kalau pesawat miring sedikit makanan yang dihidangkan bisa berantakan karena raknya itu tidak punya pinggiran. (DTS)

Jakarta, Antara

Sumber: ANTARA (19/09/1979)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku V (1979-1980), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 440-441.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.