PRESIDEN TEGASKAN: NON BLOK HARUS BERJALAN LURUS

PRESIDEN TEGASKAN:

NON BLOK HARUS BERJALAN LURUS

Presiden Soeharto menegaskan, Indonesia sebagai salah satu negara pendiri gerakan Non Blok menginginkan agar gerakan ini benar2 berjalan lurus sesuai dengan kemurnian sifat dan tujuan gerakan itu sejak semula.

Menyampaikan pidato balasan pada upacara penyerahan surat2 kepercayaan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Ghana yang baru Laksamana Muaa Chemogah Kelvin Dzang, Rabu pagi di Istana Merdeka, Kepala Negara menyatakan apabila kemudian gerakan Non Blok ditinggalkan maka gerakan ini tidak akan bersifat Non Blok lagi dan tidak akan ada artinya.

Sedangkan titik berat kepeloporan adalah bagaimana pemuda Indonesia mencapai, merebut dan mengisi kemerdekaan termasuk di dalamnya koreksi yang dilakukan pemuda terhadap keadaan2 yang dihadapinya.

Dari simposium diharapkan bisa didapatkan "input" bagi penulisan sejarah yang walaupun sifatnya deskriptif namun pemahamannya akan lebih mendalam dengan pendekatan yang analitis.

Menjawab pertanyaan tentang harapan untuk mendapatkan "interpretasi yang benar terhadap sejarah". Sugeng Sariadi yang termasuk panitia mengemukakan bahwa penulisan tsb dimaksudkan sebagai suatu ”flash back” sejarah pemuda bagaimana pemuda Indonesia menjawab tantangan jamannya.

Namun demikian masalah tersebut sampai konperensi pers berakhir masih merupakan persoalan yang tidak ditemukan titik temunva. (DTS).

Jakarta, Sinar Harapan

Sumber: SINAR HARAPAN (22/10/1980)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku V (1979-1980), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 635.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.