PRESIDEN TEGASKAN KEMBALI : RI TETAP DI PIHAK RAKYAT PALESTINA

PRESIDEN TEGASKAN KEMBALI : RI TETAP DI PIHAK RAKYAT PALESTINA

Indonesia selamanya tanpa ragu-ragu mendukung perjoangan bangsa-bangsa Arab dalam melawan agresi Israel dan selalu berdiri di pihak rakyat Palestina dalam perjoangan besar memperoleh kemerdekaannya.

Penegasan sikap Pemerintah RI ini disampaikan langsung oleh Presiden Soeharto pada upacara penyerahan surat-surat kepercayaan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi, Sheikh Mohammad Said Bashrawi di Istana Merdeka Kamis kemarin.

Kepala Negara mengatakan, sikap politik Indonesia disampaikan secara terbuka dalam segala forum yang tersedia untuk itu.

”Karena itu pula belum merdekanya rakyat Palestina kami rasakan sebagai belum selesainya perjoangan kami juga," ucap Presiden Soeharto.

Ummat manusia mendambakan perdamaian dunia. Namun dunia dewasa ini masih penuh dengan berbagai ketegangan. Kemelaratan dan kemiskinan masih bertebaran di mana-mana yang semuanya jelas merupakan tantangan bagi umat manusia.

"Jawabannya adalah mewujudkan perdamaian dunia yang berkeadilan dan bersamaan dengan itu membangun masyarakat-masyarakat di seluruh dunia," ucap Kepala Negara.

Kepada Dubes Arab Saudi yang baru itu, Presiden juga menyampaikan salam hangat kepada Raja Fahd bin Abdul Aziz diiringi doa bagi kedamaian dan kesehatan Raja serta kesejahteraan bagi pemerintah dan rakyat Arab Saudi.

"Dalam melaksanakan pembangunan untuk menghilangkan kemelaratan dan kemiskinan, saya melihat banyak kesempatan bagi kedua negara kita untuk meningkatkan kerja sama yang saling menguntungkan," kata Presiden Soeharto.

Upacara penerimaan surat2 kepercayaan itu dihadiri Menko Polkam M. Panggabean, Mensesneg Sudharmono SH, Sekmil Kardono serta pejabat tinggi Deplu.

Ketika Duta Besar Arab yang baru memasuki halaman Istana disambut oleh pasukan kehormatan berseragam merah putih, kemudian diperdengarkan lagu-lagu kebangsaan kedua negara.

Duta Besar Arab Saudi yang baru yang mengenakan pakaian jubah putih panjang dan memakai sorban hitam dalam pidatonya dalam bahasa Arab antara lain mengatakan pentingnya hubungan kedua negara; antara bangsa Indonesia dan Arab terus ditingkatkan.

Duta Besar Sheikh Mohammad Said Bashrawi menggantikan Dubes Arab Saudi yang lama Sheikh Bakar Abbas Khomais yang telah menyelesaikan masa tugasnya di Indonesia. (RA)

Jakarta, Pelita

Sumber : PELITA (01/10/1982)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku VI (1981-1982), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 837-838.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.