PRESIDEN SOEHARTO TERIMA DUKE OF KENT

PRESIDEN SOEHARTO TERIMA DUKE OF KENT

 

 

Duke of Kent yang memimpin delegasi dagang Inggeris dalam lawatan empat hari di Indonesia hari Selasa melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Soeharto di Bina Graha Jakarta.

Bangsawan dari Kerajaan Inggeris, yang didampingi Dubes Inggris untuk Indonesia Alan Donald, itu tidak menjelaskan isi pembicaraannya dengan Presiden kepada wartawan.

Duke of Kent di negaranya menjadi wakil ketua Badan Perdagangan Internasional Inggeris. Ia yang tiba di Jakarta 1 Februari lalu dijadwalkan bertemu dengan sejumlah pejabat tinggi dan tokoh pengusaha Indonesia, serta melihat beberapa industri.

Pimpinan perusahaan yang menyertai lawatan Duke itu antara lain dari British Rail Engineering, British Telecom, Balfor Beatty, Plessey dan Neil Power Project.

Menteri Perhubungan Roesmin Nurjadin setelah menerima kunjungan delegasi Inggeris tersebut hari Senin mengatakan kepada wartawan, proyek-proyek yang memperoleh bantuan Inggeris bisa diperluas.

Proyek-proyek tersebut antaralainrehabilitasi perkeretaapian, lapangan terbang, alat bantu navigasi di pelabuhan serta alat bongkar-muat.

Antara Indonesia dan Inggeris telah memiliki suatu kelompok kerjasama, yang diketuai Tony Agus Ardie dari Kadin Indonesia, sejak delapan tahun lalu.

Tony Agus mengatakan, dewasa ini hubungan perdagangan kedua negara sudah lowes dan rasional, berkat forum komunikasi yang dilakukan secara berkala melalui kelompok kerjasama.

Duke of Kent disebut oleh Tony Ardie sebagai tokoh Inggeris yang mendukung pembentukan kelompok kerjasama itu. Sebelum kelompok itu dibentuk, antara kedua pihak terjadi semacam perang dagang, yang diawali penyetopan sepihak ekspor tekstil Indonesia ke Inggeris.

Tony juga menyebut Inggeris sebagai negara pertama yang menerima konsep “imbal-beli” (counter-trade) yang dicanangkan pemerintah lndonesia. (RA)

 

 

Jakarta, Antara

Sumber : ANTARA (03/02/1987)

 

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku IX (1987), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 383.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.