PRESIDEN SOEHARTO TERIMA DUBES POLANDIA BARU

PRESIDEN SOEHARTO TERIMA DUBES POLANDIA BARU

 

 

Rencana kunjungan Ketua Dewan Negara Polandia, Wojciech Jaruzelski, ke Indonesia tahun depan diungkapkan Presiden Soeharto hari Sabtu, ketika menerima surat-surat kepercayaan dari DutaBesar baru negara Eropa Timur itu, Pawel Cieslar, di Istana Merdeka Jakarta.

Kunjungan pemimpin Polandia.itu diharapkan oleh Presiden akan dapat lebih meningkatkan hubungan persahabatan dan kerjasama kedua negara yang saling menguntungkan.

Sabtu pagi (21-11-1987) itu Kepala Negara juga menerima surat-surat kepercayaan dari DutaBesar baru Jepang, Sumio Edamura, yang mulai bertugas di Indonesia menggantikan Toshiaki Muto.

Dalam pidatonya menyambut Dubes baru Jepang, Presiden mengatakan bahwa Indonesia menyambut gembira keinginan Jepang sebagai negara yang kuat ekonominya untuk lebih meningkatkan peranannya dalam hubungan dan kerjasama antara negara khususnya di kawasan Asia Pasifik.

“Kami harapkan peningkatan peran itu dapat senantiasa ditujukan bagi usaha-­usaha pembangunan bangsa-bangsa serta terwujudnya dunia yang penuh kedamaian,” ujar KepalaNegara.

Ia menyatakan gembira melihat hubungan persahabatan dan kerjasama Indonesia-Jepang yang selama ini berkembang baik, berkat adanya saling pengertian yang mendalam.

“Saya mengharap hubungan ini akan dapat ditingkatkan lagi di tahun-tahun mendatang,” katanya.

Menurut Kepala Negara, hal tersebut tidak saja penting bagi kedua bangsa, tetapi juga dapat merupakan sumbangan bersama bagi perdamaian dan kesejahteraan di Asia khususnya dan dunia umumnya.

Presiden menyampaikan penghargaannya atas bantuan besar Jepang dalam pembangunan di Indonesia serta perhatian besar Jepang terhadap kemajuan ASEAN.

Sumio Edamura mulai bertugas di Indonesia sebagai Dubes Jepang untuk menggantikan Toshiaki Muto yang telah selesai masa tugasnya.

Ketika menyambut Dubes baru Polandia, Presiden mengharapkan kedua negara Indonesia Polandia dapat lebih meningkatkan hubungan persahabatan dan kerjasama yang saling menguntungkan. Presiden Soeharto mengatakan, kedua negara telah memiliki tradisi dalam hubungan persahabatan dan kerjasama.

Berbagai kesepakatan tentang kerjasama di bidang ekonomi dan perdagangan telah ditandatangani, baik antar pemerintah maupun antara Kadin Indonesia dengan Kadin Polandia. (RA)

 

 

Jakarta, Antara

Sumber : ANTARA (21/11/1987)

 

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku IX (1987), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 305-306.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.