PRESIDEN SOEHARTO: SUARA HATI RAKYAT INGIN MENIKMATI KEHIDUPAN YANG SEJAHTERA DAN ADIL

PRESIDEN SOEHARTO: SUARA HATI RAKYAT INGIN MENIKMATI KEHIDUPAN YANG SEJAHTERA DAN ADIL

Presiden Soeharto mengatakan, suara hati dan keinginan rakyat yang paling kuat adalah untuk menikmati kehidupan yang maju, sejahtera dan adil dalam alam kemerdekaan dan untuk itulah pembangunan dilaksanakan segiat2nya.

Presiden mengatakan hal itu dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Presiden Adam Malik pada peringatan hari ulang tahun Golongan Karya (Golkar) XVI di Jakarta Jumat malam.

Presiden mengatakan agar Golkar setiap kali memperingati ulang tahun selalu memperbaharui tekad untuk lebih banyak mengabdi kepada rakyat, bangsa dan negara. Tekad yang demikian harus ditunjukkan Golkar karena Golk:ar kini telah tumbuh menjadi kekuatan sosial yang paling besar di Indonesia.

Golongan Karya menjadi besar karena dipercaya oleh rakyat. Golkar dapat menangkap dan menyuarakan hati rakyat. Golkar akan tetap menjadi besar jika menyuarakan hati rakyat dan menjawab tetap keinginan rakyat, kata Presiden.

Ini hendaknya disadari oleh pemimpin2 kekuatan sosial politik maupun pemerintahan, karena negara Indonesia adalah negara demokrasi, karena rakyatlah yang berdaulat.

Presiden mengingatkan, pembangunan yang sedang dikerjakan haruslah pembangunan lahir bathin, yakni mengusahakan pembangunan ekonomi dan politik itu maju secara bersama-sama dan serasi.

Sejak pelaksanaan Repelita I sampai Repelita ill keputusan2 penting diambil, walau berat, namun kini membuat ekonomi Indonesia memiliki ketahanan yang makin tangguh dan pembangunan makin dapat diperluas.

Namun demikian, kata Presiden, semangat dan kegiatan pembangunan sama sekali tidak boleh mengendor dan tidak boleh terlena oleh hasil2 yang dicapai, karena masa2 mendatang akan menghadapi berbagai tantangan besar baik untuk mengatasi masalah2 sosial ekonomi maupun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maju yang makin meningkat dan beraneka ragam.

Tentang pembangunan politik, Presiden mengatakan, telah mencapai kemajuan Pemilu telah dua kali diadakan, lembaga2 tertinggi negara dan lembaga2 tinggi negara makin berfungsi. Juga pembaharuan kehidupan dan strukturpolitik yang menghasilkan Golongan Karya dan dua partai politik. Semuanya itu dicapai bukan satu dua hari dan kehendak satu orang atau sekelompok orang, melainkan melalui musyawarah dan mufakat yang dituangkan dalam undang2 secara demokratis.

Presiden menegaskan, sejak Orde Barn terus diusahakan untuk membangun tradisi memantapkan dalam memberi isi dan bentuk dari semua aspek penting dari pelaksanaan kehidupan politik di negeri ini.

"Kita terus berusaha untuk menciptakan keseimbangan yang tepat antara kebebasan dan tanggungjawab, antara kepentingan perorangan dan kepentingan kelompok di satu pihak dengan kepentingan bersama di lain pihak.”

Juga diusahakan agar identitas kelompok dapat tetap tumbuh dan memberi kekuatan kepada nilai2 dasar yang menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia, juga agar perobahan2 yang memang diperlukan dalam zaman kemajuan tidak memutus2 kesinambungan.

Di atas segala2nya kita berusaha agar semuanya tetap tumbuh dan berkembang di atas dasar pandangan hidup Pancasila, kata Kepala Negara.

Presiden mengajak Golongan Karya dan semua kekuatan sosial politik yang lain untuk menjunjung tinggi semangat persatuan. Dengan kekuatan persatuan, semangat kekeluargaan yang menjadi ciri dan corak bangsa Indonesia, dengan bimbingan Pancasila dan petunjuk2 UUD 45, maka tidak ada perbedaan2 pendapat di antara kita yang tidak akan berakhir dengan mufakat melalui musyawarah.

Dengan persatuan dan kesatuan yang sekokoh2nya, tidak akan ada rintangan dan hambatan apapun yang tidak dapat disingkirkan demi kemajuan pembangunan untuk kebahagiaan hari esok yang lebih baik, demikian Presiden Soeharto. (DTS).

Jakarta, Antara

Sumber: ANTARA (08/11/1980)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku V (1979-1980), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 644-646.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.