1988-01-04 Presiden Soeharto Setujui Penyederhanaan Protokoler Kenegaraan

Presiden Soeharto Setujui Penyederhanaan Protokoler Kenegaraan[1]

SENIN, 4 JANUARI 1988 Pagi ini, pada  pukul  08.50,  Menteri/ Sekretaris Negara Sudharmono menemui Presiden Soeharto di Cendana. Usai pertemuan, ia mengatakan bahwa mulai tahun ini tata cara protokoler kenegaraan seperti penyambutan dan penglepasan tamu negara disederhanakan. Dijelaskannya bahwa penyederhanaan tatacara protokoler itu berlaku untuk semua tamu negara tanpa kecuali, termasuk tamu dari negara besar seperti Amerika Serikat. Menteri menjelaskan bahwa alasan dilakukannya penyederhanaan itu lebih berkaitan dengan aspek upaya efisiensi daripada aspek keamanan.

Dengan penyederhanaan itu, maka tamu-tamu negara yang datang seperti raja, presiden atau perdana menteri, tidak lagi disambut oleh Presiden Soeharto di bandar udara, melainkan di halaman Istana Merdeka dimana digelar upacara penyambutan kebesaran militer resmi. Yang menyambut tamu-tamu negara itu di lapangan terbang cukup menteri luar negeri dan staf Departemen Luar Negeri saja. (AFR)

[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 16 Maret 1983 – 11 Maret 1988”, hal 691. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.