PRESIDEN SOEHARTO  SEGERA RESMIKAN JEMBATAN BARITO

PRESIDEN SOEHARTO  SEGERA RESMIKAN JEMBATAN BARITO[1]

 

Jakarta, Business News

Jembatan Barito, salah satu jembatan trans Kalimantan dengan total panjang 1.082 meter, akan diresmikan Presiden Soeharto akhir April 1997. Gubernur Kalsel Gusti Hasan Aman mengatakan hal tersebut seusai melapor kepada Presiden di Jakarta, Jumat.

Jembatan Barito dibangun dengan biaya sekitar Rp 98 miliar yang diambil dari dana APBN. Lebar jembatan 10,87 meter serta berketinggian antara 15-18 meter untuk lalu lintas perairan. Jembatan Barito merentarig di atas sungai yang terletak di antara Banjarmasin-Batas Kalteng. Dengan dibangunnya jembatan ini serta ditambah 31 km jalan dari Kalsel ke perbatasan Kalteng, maka Lintas Selatan Kalimantan yang menghubungkan propinsi Kaltim, Kalsel, Kalteng dan Kalbar dapat terselesaikan.

Gusti mengatakan , Jembatan Barito sangat besar manfaatnya bagi Kalimantan, karena merupakan penghubung antara Kaltim, Kalteng dan Kalsel. Menurutnya, dengan adanya Jembatan Barito perjalanan dari Palangkaraya ke Balikpapan maupun ke Samarinda bisa ditempuh dalam waktu sekitar 10 sampai 12 jam. Dari segi ekonomi, keberadaan Jembatan Barito akan lebih mempercepat dan mempertinggi volume barang-barang ekspor dari arah Kalteng dan Kalbar yang menuju Banjarmasin.

Selanjutnya dikatakan, dengan semakin mudahnya prasarana transportasi tersebut diharapkan mampu mengangkat perekonomian masyarakat setempat,

terutama pengrajin intan di Martapura. Ini karena sebagai pusat intan di Indonesia, Martapura sudah mulai dilirik investor asing termasuk India. Dalam peresmian nanti, Presiden juga dijadwalkan untuk mengunjungi Pengembangan Lahan Gambut satu juta hektar di Kalteng.

Sumber : BUSINESS NEWS (24/04/1997)

___________________________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 334-335.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.