PRESIDEN SOEHARTO PESAN PM MALAYSIA TTG UMNO

PRESIDEN SOEHARTO PESAN PM MALAYSIA TTG UMNO

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto hari Sabtu menerima Menteri Pendidikan Malaysia Anwar Ibrahim untuk menyampaikan pesan PM Datuk Seri Mahathir Mohammad tentang telah berakhirnya krisis politik akibat dibubarkannya partai UMNO (United Malays National Organizations).

Menteri Pendidikan Anwar mengatakan kepada pers di Istana Merdeka sesudah menyampaikan pesan tersebut, partai UMNO Baru telah didaftarkan kepada Kementerian Dalam Negeri. Pengadilan baru-baru ini menganggap UMNO tidak sah lagi karena tidak mendaftarkan sejumlah cabang barunya menjelang pemilu lalu.

"Pada prinsipnya kita mendukung semua orang Melayu yang ingin menjadi anggota," kata Anwar Ibrahim yang kemudian menjelaskan bahwa identitas resmi partai UMNO Baru adalah sama dengan yang sebelumnya misalnya bendera, komitmen dan logonya.

Ketika ditanya langkah bekas PM Tengku Abdul Rahman yang membentuk partai yang disebut sebagai "UMNO Tengku" sesudah pengadilan menganggap UMNO tidak sah, Anwar Ibrahim mengatakan langkah tersebut telah gagal. Bahkan orang-orang yang tadinya mendukung langkah Abdul Rahman kini telah menjadi anggota partai UMNO Baru.

"Kalau begitu sudah tidak ada masalah?," tanya wartawan yang kemudian dijawab oleh Menteri Pendidikan dengan mengajukan pertanyaan balik sambil tertawa "Mana ada dunia yang tidak ada masalah?." Namun ia yakin pada akhirnya masalah ini akan bisa diatasi.

Menyinggung kemungkinan masuknya Tengku Razaleigh yang merupakan lawan PM Mahathir ke dalam partai UMNO Baru Anwar Ibrahim mengingatkan sekalipun belum mengajukan permintaan namun Razaleigh sulit menjadi anggota UMNO Baru karena ia ikut terlibat dalam pembentukan UMNO Tengku.

"Ia tidak boleh menjadi anggota dua partai politik. Ia adalah orang yang aneh," katanya.

Jakarta, ANTARA

Sumber : ANTARA (27/02/1988)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku X (1988), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 37-38.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.