1992-12-14 Presiden Soeharto Mengungkapkan Belasungkawa Kepada Korban Gempa Bumi di Flores

Presiden Soeharto Mengungkapkan Belasungkawa Kepada Korban Gempa Bumi di Flores [1]

 

SENIN, 14 DESEMBER 1992 Presiden Soeharto menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban gempa bumi di Flores, NTT, dan memerintahkan para pejabat untuk segera menyusun rencana perbaikan berbagai fasilitas umum seperti rumah sakit dan sekolah.

Demikian dikatakan oleh Menteri/Sekretaris Negara Moerdiono setelah menemui Kepala Negara pagi ini di Istana Merdeka. TNI-AL telah diperintah untuk mengirim kapal-kapalnya terutama kapal pendarat untuk mengangkut barang yang sangat diperlukan oleh penduduk setempat.

Gempa bumi itu telah mengakibatkan air laut masuk ke daratan sejauh 300 meter. Bersama gempa bumi, air pasang yang ganas itu telah menewas lebih dari 1.300 orang. Sehubungan dengan itu, Presiden telah memerintahkan Moerdiono untuk meneliti apakah malapetaka itu perlu dimasukkan kedalam kriteria bencana alam nasional atau tidak. (DTS)

[1] Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 21 Maret 1988 – 11 Maret 1993”, hal 603-604. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: Nazaruddin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.