PRESIDEN SOEHARTO JADI PEMBICARA PERTAMA DI MU PBB PAGI INI

PRESIDEN SOEHARTO JADI PEMBICARA PERTAMA DI MU PBB PAGI INI

 

 

New York, Angkatan Bersenjata

Presiden Soeharto hari Kamis pukul 10.00 waktu setempat akan rnenyampaikan pidato di depan sidang Majelis Umum PBB ke-47 yang dihadiri 179 kepala negara/pemerintahan anggota PBB, di gedung Markas Besar PBB di New York, AS.

Wartawan Angkatan Bersenjata, Suryo Pranoto melaporkan dari New York semalam, ini merupakan pertarna kalinya Presiden Soeharto yang juga Ketua Gerakan Non Blok menyampaikan pidato dan pandangannya di depan Majelis Umum PBB yang merupakan Badan Utama PBB yang anggotanya terdiri dari sernua wakil negara anggota PBB yang saat ini berjumlah 179 negara.

Di hari Kamis ini, Presiden Soeharto merupakan pembicara pertama dalam sidang yang dipimpin langsung oleh Presiden Sidang Umum PBB ke-47, Stoyan Ganev yang juga Deputi PM/Menlu Bulgaria.

Sebelurnnya Presiden Soeharto setibanya di New York dari Jenewa, Swiss pada hari Rabu siang waktu setempat juga mengadakan pertemuan dengan Presiden Republik Korea Roh Tae Woo dan rnenghadiri jarnuan santap siang yang diselenggarakan Sekjen PBB Boutros-Boutros Ghali di gedung Mabes PBB bagi para Kepala Negara/Pemerintahan yang saat ini berada di New York dalam rangka menghadiri sidang Majelis Umum PBB ke-47.

Presiden yang disertai Ibu Tien Soeharto, Menlu Ali Alatas, Mensesneg Moerdiono dan Prof. Widjojo Nitisastro beserta anggota rombongan lainnya tiba di AS Selasa siang waktu setempat. Di Bandara John F. Kennedy Presiden disambut Dubes/Wakil Tetap RI pada PBB di New York Nugroho Wisnumurti, Dubes RI untuk AS A.R Ramly masing-masing beserta istri, Kepala Protokol PBB, para Dubes/Wakil Tetap negara ASEAN serta sejumlah Dubes negara-negara anggota Gerakan Non Blok.

Dari Bandara John F. Kennedy, Presiden dan rombongan langsung menuju Hotel Waldorf Towers, tempat menginap selama berada di New York, hingga 26 September mendatang.

Selama berada di negara Paman Sam ini Presiden Soeharto rnernpunyai kegiatan yang cukup padat. Selain menghadiri Sidang MU-PBB, Kepala Negara juga akan mengadakan pertermuan dengan Sekjen PBB Boutros-Boutros Ghali, Presiden sidang MU-PBB ke 47 Stoyan Ganev serta sejumlah kepala negara/pernerintahan yang hadir dalam sidang MU-PBB itu.

Sampai Rabu malam tercatat yang berkeinginan untuk bertemu dengan Presiden Soeharto antara lain Presiden Korea Roh Tae Woo Presiden Mongolia Punsairnaagiin Ochirbat, Presiden Latvia Natolijs Gorbunovs, Presiden Jiboti El Hadj Hassan Gouled: Aptiden, PM Selandia Baru Jim. Bolgar, Presiden Bosnia Herzegovina Alija Izetbagovic, Presiden Slovenia Milan Kucan, Direktur UNDP Dr. Nafis Sadik, Direktur UNICEF James P Grant, serta pimpinan delegasi dari India, Ecuador, Zimbabwe, Marocco, Cape Verda dan Venezuela yang tergabung dalam Caucus GNB di Dewan Keamanan PBB.

Sebelumnya Presiden Soeharto juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Nicaragua, Violeta Barrios de Chamorro. Namun pertemuan atas permintaan Presiden Nicaragua itu dibatalkan karena yang bersangkutan harus segera kembali ke negaranya. Berbagai kegiatan lainnya selama berada di AS adalah mengadakan pertemuan

dengan para pengusaha terkemuka AS. Selain itu pada hari Jumat besok, Presiden Soeharto juga akan melakukan sholat Jum’at di Masjid Islamic Cultural Centre, New York.

 

 

Sumber : ANGKATAN BERSENJATA (24/09/1992)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XIV (1992), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 236-237.

 

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.