1974-07-01 Presiden Soeharto Instruksikan Realisasi Industri Kimia (Pencelupan)

Presiden Soeharto Instruksikan Realisasi Industri Kimia (Pencelupan)

(Pembangunan Hotel Baru Perhatikan Kelangsungan Hidup Hotel Yang Sudah Ada)[1]

 

SENIN, 1 JULI 1974, Dalam tahun anggaran 1974/1975, pemerintah akan mengangkat 57.485 pegawai negeri baru. Dari jumlah tersebut, tercatat 20.500 orang sebagai pegawai tambahan, 15.000 orang untuk menggantikan pegawai yang pensiun, 18.000 orang untuk guru SD, dan 3.985 tenaga kesehatan. Penambahan pegawai negeri ini diperlukan mengingat adanya peningkatan volume pekerjaan disamping untuk membuka kesempatan kerja. Pengangkatan tenaga-tenaga guru dan kesehatan adalah dalam rangka instruksi Presiden untuk membangun gedung-gedung sekolah dan Pusat Kesehatan Masyarakat di seluruh Indonesia.

Demikian dikemukakan oleh Menteri PAN, Sumarlin, setelah menghadap Presiden Soeharto bersama ketua BKPM, Barli Halim, pagi ini di Jalan Cendana. Khusus kepada Barli Halim, Kepala Negara meminta BKPM agar penanaman modal dalam bidang perhotelan dilakukan dengan memperhatikan kelangsungan hidup hotel-hotel yang sudah ada sekarang ini. Selain BKPM diinstruksikan pula untuk segera merealisasikan pembangunan proyek industri kimia (pencelupan) di Jakarta, dalam rangka kerjasama dengan Polandia, dan proyek semen di Cilacap, Jawa Tengah.(AFR).



[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 27 Maret 1973-23 Maret 1978”, hal 135. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.