PRESIDEN SOEHARTO HARI SOLIDARITAS PALESTINA

PRESIDEN SOEHARTO HARI SOLIDARITAS PALESTINA

 

 

Presiden Soeharto akan mengeluarkan sebuah pernyataan dalam kaitannya dengan peringatan Hari Solidaritas Internasional terhadap Rakyat Palestina akhir bulan ini, sejalan dengan sebuah resolusi yang disahkan Sidang Umum PBB 10 tahun lalu, Desember 1977.

Dengan peringatan pada tanggal 29 November itu, dunia diingatkan kembali untuk mendukung rakyat Palestina yang selama empat dekade terakhir beijuang bagi penentuan nasib sendiri, kemerdekaan dan kedaulatan nasional, kata Kantor Penerangan PBB (UNIC) di Jakarta Selasa.

Tujuan peringatan tersebut, menumt UNIC, adalah untuk memenuhi permintaan resolusi SU PBB 1977 itu, yaitu perlunya penyebaran informasi seluas mungkin mengenai hak-hak rakyat Palestina dan mengenai usaha-usaha PBB untuk meningkatkan upaya diperolehnya hak-hak yang tak dapat dipisahkan dari rakyat Palestina itu.

Pernyataan Presiden Soeharto akan dikeluarkan di Jakarta dan New York.

Naskah pidatonya secara keseluruhan akan diberikan kepada Sekjen PBB dan kepada Ketua Komisi PBB mengenai Hak-hak Rakyat Palestina.

Pada 29 November 1947, Sidang Umum, dalam pertemuan keduanya, mensahkan rencana pemisahan yang menyerukan pembentukan dua negara terpisah di Palestina-satu bagi orang Arab dan satu lainnya bagi orang Yahudi dengan kota Jarusalem diatur dalam sistem perwalian internasional dengan PBB sebagai pihak penguasa.

Resolusi itu diterima pihak masyarakat Yahudi namun ditolak oleh pihak masyarakat Palestina (Arab) dan negara-negara Arab, sehingga terbentuklah negara Israel tahun 1948.

Sejak itulah rakyat Palestina (Arab) tidak pernah lagi berbentuk sebagai sebuah masyarakat yang menempati wilayah milik mereka.

Peringatan internasional tahun ini menandai tahun ke-42 dan karena 29 November tahun ini jatuh pada hari Minggu, maka peringatan resmi di Markas Besar PBB di New York dilakukan Senin 30 November. (RA)

 

 

Jakarta, Antara

Sumber : ANTARA (10/11/1987)

 

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku IX (1987), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 297-298.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.