PRESIDEN SOEHARTO: DALAM DASAWARSA 80-AN BANGSA2 DI DUNIA MENGHADAPI TUGAS-TUGAS BESAR

PRESIDEN SOEHARTO: DALAM DASAWARSA 80-AN BANGSA2 DI DUNIA MENGHADAPI TUGAS-TUGAS BESAR

Presiden Soeharto menekankan bahwa Indonesia dan Bangladesh sebagai sesama negara Asia dan negara sedang membangun, perlu memperluas kerjasama ekonomi dan sosial, karena dengan perbaikan di kedua bidang itu kemajuan rakyat di masing-masing negara dapat dicapai.

Kepala Negara mengemukakan hal itu dalam pidato balasannya ketika menerima surat-surat kepercayaan Duta Besar Bangladesh yang baru untuk Indonesia Shamsul Islam di Istana Merdeka, Jakarta Sabtu pagi.

Presiden mengingatkan kembali kunjungannya ke Bangladesh baru-baru ini serta pembicaraan yang telah dilakukannya dengan Presiden Bangladesh Ziaur Rahman yang penuh dengan pengertian dan saling percaya.

Selama kunjungan itu presiden merasakan sambutan hangat penuh persahabatan dari rakyat dan pejabat-pejabat Bangladesh.

"Hal itu mencerminkan semangat dan tujuan hubungan antara kedua negara," kata Presiden.

Presiden lebih jauh menyatakan bahwa dengan semangat itulah akan terus diusahakan mencari lapangan yang makin luas bagi kerjasama ekonomi dan sosial antara kedua negara.

Dengan pembangunan itu pula dapat diperkuat ketahanan nasional yang mutlak diperlukan untuk mempertahankan kemerdekaan nasional dan kepribadian setiap bangsa.

Presiden menyatakan bahwa dalam dasawarsa "80-an" bangsa-bangsa harus terus dilaksanakan, di lain pihak harus diusahakan tanpa mengenal lelah terwujudnya perdamaian dunia.

Tugas-tugas tersebut jelas akan merupakan tantangan bagi negara-negara yang sedang membangun. Namun hila dilaksanakan dan dihadapi dengan semangat kerjasama dan saling membangun, hasil yang memuaskan pasti akan dapat dicapai.

Duta Besar Shamsul Islam menggantikan Duta Besar yang lama A.H.S Ataul Karim yang menyelesaikan tugasnya di Indonesia baru-baru ini. (DTS).

Jakarta, Antara

Sumber: ANTARA (19/01/1980)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku "Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita", Buku V (1979-1980), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 524-525.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.