PRESIDEN: SEMANGAT BAHARI HARUS TERUS DIBANGKITKAN

PRESIDEN: SEMANGAT BAHARI HARUS TERUS

DIBANGKITKAN[1]

 

 

Surabaya, Antara

Presiden Soeharto minta, semangat kebaharian perlu terus dibangkitkan guna lebih mengoptimalkan sumber daya kelautan yang selama ini belum dimanfaatkan optimal. Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kasal, Laksamana TNI Tanto Koeswanto pada peringatan Hari Armada yang dipusatkan di Dermaga Ujung, Surabaya, Selasa, Kepala Negara mengatakan, dengan terus membangkitkan jiwa dan semangat bahari maka laut akan menjadi daya tarik bagi kaum muda sebagai ajang pengabd iannya pada bangsa dan negara.

“Selama setengah abad ABRI dan Angkatan Laut, khususnya, telah menjaga ketentraman rakyat, menjujung tinggi kedaulatan bangsa dan memelihara keutuhan negara,”ujarnya.

Menurut Presiden, secara umum TNI AL bersama rakyat bertugas melindungi bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari segala bentuk ancaman, oleh karena itu angkatan laut harus selalu memandang dirinya sebagai tentara rakyat dan pejuang nasional. Guna menghadapi tantangan jaman yang semakin kompleks, kata Kepala Negara, maka profesional dikalangan TNI AL dan ABRI pada umumnya, harus ditingkatkan.

Namun demikian profesionalisme bukan mernpakan tujuan melainkan cara agar dapat mengabd ikan diri sebaik-baiknya dalam perjuangan besar bangsa Indonesia dalam mencapai cita-cita kemerdekaan, tegas Kepala Negara.

Presiden Soeharto dalam sambutannya juga menyinggung tentang pentingnya TNI AL lebih meningkatkan perannya dalam menegakkan kedaulatan hukum di laut khususnya dalam menghadapi  perdagangan bebas.

Mantan Kasal

Upacara peringatan Hari Annada ke 50 berlangsung meriah, selain dihadiri para mantan Kasal, juga ribuan masyarakat yang sejak pagi berduyun-duyun mendatangi lokasi upacara untuk menyaksikan berbagai atraksi yang ditampilkan.

Para mantan Kasal itu antara lain Laksamana (Purn) R.S. Soebiyakto, Laksamana (Purn) R.Kasenda, Laksamana (Purn) Moh. Arifin, Laksamana (Purn) Romli dan Laksamana(Purn ) Waluyo Sugito. Para mantan Kasal itu didampingi Kasal Laksamana TNI Tanto Koeswanto dan Panglima Armada RI Kawasan Timur Laksda TNI Bambang Suryanto berada di podium kehormatan untuk menyaksikan parade dan defile militer selama dua puluh menit. Acara lebih semarak ketika sejumlah anggota Korps Wanita TNIAL (Kowal) dan pelajar Surabaya menampilkan tarian kolosal bahari yang menggambarkan pengabdian TNI AL dalam melaksanakan bakti sosial di kawasan desa terpencil yang tidak terjangkau transportasi darat dan udara. Pada kesempatan itu Kasal menyerahkan pengharagaan Satya Lencana Kesetiaan 8, 16dan 24 tahun kepada 274 personi 1TNI AL atas keberhasilan dalam mengabdi kepada negara dan bangsa tanpa pamrih.

(SBY-002/SBY-001/B/DN08/ 5/ 12/95 14:08/ru2

Sumber: ANTARA(05/ 12/1995)

______________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVII (1995), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal 439-440.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.