PRESIDEN SEDIAKAN LAGI RP. 23,6 JUTA UTK SARANA2 KEAGAMAAN

PRESIDEN SEDIAKAN LAGI RP. 23,6 JUTA UTK SARANA2 KEAGAMAAN [1]

 

Jakarta, Suara Karya

Dana sejumlah Rp. 23,6 juta disediakan lagi oleh Presiden Soeharto untuk membantu pembangunan sarana2 keagamaan di Indonesia. Lewat empat surat keputusannya baru2 ini Presiden telah memberikan persetujuan untuk menyediakan dana, pertama untuk membantu penyelesaian pembangunan mesjid Jami Desa Pringapus, Kecamatan Klepu, Kabupaten Semarang, dana yang disediakan sebesar Rp. 3,5 juta.

Dana sebesar Rp. 7,5 juta disediakan pula bagi pembangunan Pondok Pesantren “Walisongo” di Ngabar, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo.

Memenuhi permohonan Yayasan Darussalam untuk masalah penyelesaian pembangunan mesjid raya di Huta Siantar, Kecamatan Penyambungan, Tapanuli Selatan, Presiden telah pula menyediakan dana Rp. 5,5 juta.

Terakhir untuk memenuhi permohonan Madrasah Al Iman Kampung Kauman, Muntilan, Presiden menyetujui penyediaan dana sebesar Rp. 7,1 juta dana sebesar ini ditentukan penggunaannya yakni Rp. 5,6 juta untuk penyelesaian lokal belajar dan kantor Madrasah tersebut dan Rp. 1,5 juta untuk peralatan Madrasah.

Patut ditambahkan dana yang disediakan Presiden itu diambilkan dari dana sosial/kerokhanian, dan kepada panitia2 yang bersangkutan (yang telah mendapat persetujuan mendapat dana-red) diinstruksikan untuk segera menyusun dan mengajukan rencana pembangunan dalam bentuk Daftar Isian Proyek (DIP). Sementara itu kepada para Bupati/Kepala Daerah Tk II yang bersangkutan, ditugaskan mengawasi bantuan Presiden tersebut. (DTS)

Sumber:  SUARA KARYA (16/11/1976)

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku IV (1976-1978), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 191.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.