PRESIDEN: RI-AUSTRALIA PERLU JAJAKI PENANGKAPAN IKAN

PRESIDEN: RI-AUSTRALIA PERLU JAJAKI PENANGKAPAN IKAN[1]

 

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto mengatakan Indonesia dan Australia perlu menjajaki usaha penangkapan ikan bersama antara lain untuk menghindari terus terjadinya penangkapan terhadap nelayan NTT disana.

Seusai mendampingi Gubernur Negara Bagian Northern Terittrory Australia Marshal Perron yang menemui Presiden Soeharto. di Istana Merdeka, Kamis, pengusaha Frans Seda mengatakan kepada pers sampai sekarang masih ada nelayan asal NTT yang ditangkap disana.

“Untuk nelayan NTT tidaklah aneh bila malam ini masih di NTT tapi pagi harinya sudah di Australia,” kata mantan Menteri Perhubungan ini sambil tertawa.

Nelayan-nelayan NTT ditangkap petugas keamanan Australia dengan alasan melanggar wilayah perairan mereka dan mencuri ikan. Frans Seda mengatakan sekalipun peristiwa penangkapan itu sudah sering terjadi, nelayan NTT mendapat perlakuan yang cukup baik dari pihak Australia.

Presiden Soeharto minta Frans Seda untuk menghubungi Menristek BJ Habibie agar pameran terapung yang menggunakan kapal Caraka Jaya menyinggahi Darwin Australia, agar masyarakat setempat mengetahui perkembangan pembangunan di Indonesia. Sebuah kapal baru-baru inimeninggalkan Semarang untuk mengadakan pameran terapung ke seluruh tanah air. Sementara itu Gubernur Northern Teritorry Marshal Perron mengatakan kepada pers bahwa ia telah menyampaikan penjelasan kepada Kepala Negara tentang upayanya meningkatkan kerja sama dengan Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Perron menyebutkan pihaknya bekerja sama dengan pengusaha Indonesia membangun kawasan industri di Ujungpandang. (TI EU02/EU03/14.15)

Sumber:ANTARA(23/09/1993)

______________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XV (1993), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal 610-610.

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.