PRESIDEN : REHABILITASI PALA BISA GUNAKAN LABA BUMN

PRESIDEN : REHABILITASI PALA BISA GUNAKAN LABA BUMN[1]

 

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto mengatakan, Pemda Maluku bisa menghubungi berbagai BUMN guna memanfaatkan penyisihan sebagian laba mereka untuk merehabilitasi tanaman pala.

“Presiden menyebutkan, rehabilitasi pala bisa melibatkan BUMN, yang menyisihkan dua persen laba mereka.” kata Gubernur Maluku Akib Latuconsina kepada pers setelah melaporkan masalah pala ini kepada Kepala Negara di Istana Merdeka, Jumat.

Akib menyebutkan, dahulu penjajah Belanda datang ke Maluku antara lain untuk memperoleh pala dalam jumlah besar. Sekarang di sana hanya terdapat sekitar 60.000 pohon pala padahal dahulu pemah mencapai 300.000 batang. Pala yang digunakan sebagai bahan pengawet makanan sehingga bisa bertahan

lama menjadi berkurang pohonnya setelah diserang ulat daun. Selain itu, banyak petani yang tidak bergairah menanamnya karena RRC dan negara-negara Eropa Timur mulai mengurangi pembelian mereka.

Untuk mengatasi masalah ini, maka Pemda Maluku pada tahun anggaran 1997/1998 menyediakan dana Rp 627 juta antara lain untuk melakukan pembibitan.

Rakyat Maluku berharap China dan Eropa Timur meningkatkan kembali pembelian mereka karena ternyata peranan pala tidak bisa digantikan oleh bahan-­bahan pengawet lainnya.

“Sebuah perusahaan yang sahamnya dimiliki Pemda Maluku, sebuah yayasan serta Puskud akan membantu kegiatan rehabilitasi ini.” katanya.

Sumber : ANTARA (09/05/1997)

__________________________________________________________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita.” Buku XIX (1997), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal 353-354.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.