PRESIDEN: PRAJURIT SAPTA MARGA HARUS BELAJAR DARI PENGALAMAN

PRESIDEN: PRAJURIT SAPTA MARGA HARUS BELAJAR DARI PENGALAMAN

 

 

Jakarta, Antara

Presiden Soeharto menegaskan, setiap prajurit Sapta Marga harus belajar dari pengalaman, baik yang bersifat sebagai suatu keberhasilan maupun yang berwujud kegagalan.

“Sebagai seorang prajurit Sapta Marga, hendaknya kita mensyukuri setiap pemberian Tuhan Yang Maha Kuasa dan menggunakan pengalaman itu untuk bekal dan pendorong di masa datang” katanya dalam amanat tertulis yang dibacakan Pangab Jendral TNI Try Sutrisno ketika memperingati HUT ke-28 Kostrad di Markas Kostrad, Jakarta, Senin.

Presiden Soeharto juga mengajak para prajurit Kostrad untuk meningkatkan kemampuan mereka. “Pandai-pandailah kita meningkatkan kemampuan di bidang penugasan masing-masing untuk menciptakan Kostrad yang tangguh,” katanya pada upacara HUT Kostrad dengan Inspektur Upacara Kasad Jendral TNI Edi Sudradjat.

Sebagai Sesepuh Kostrad dia menyampaikan ucapan selamat. “Sekali lagi, kepada seluruh prajurit Kostrad beserta keluarga di mana pun berada, saya ucapkan selamat dan dirgahayu. Selamat berjuang,” kata Presiden Soeharto yang menjadi Panglima Kostrad pada masa penumpasan G-30-S/PKI.

 

Kesiapan dan Kemampuan

Sementara itu Kasad Jenderal TNI Edi Sudradjat dalam sambutannya antara lain meminta agar segenap jajaran Kostrad sebagai bala pertahanan pusat ABRI/TNI Angkatan Darat harus selalu mengembangkan kesiapan dan kemampuan operasional satuan-satuannya dengan sebaik-baiknya.

Dengan demikian Kostrad benar-benar mampu menangkal, mencegah dan mengatasi setiap ancaman dan gangguan dari mana pun dan kapan pun datangnya.

Upacara ditandai dengan kegiatan antara lain penyematan Satya Lencan a delapan, 16 dan 24 tahun kepada beberapa anggota ABRI baik Tamtama, Bintara maupun Perwira di lingkungan Kostrad, di samping pengambilan sumpah terhadap 32 orang Perwira Pertama ABRI yang masuk ke jajaran Kostrad.

Sebagai tanda syukuran pada acara HUT dilakukan acara tradisi tumpengan.

Hadir pada kesempatan tersebut para Sesepuh Kostrad antara lain Jenderal TNI (Purn) Poniman, Letjen TNI (Purn) Leo Lopulisa, Letjen TNI (Purn) Wahono, Letjen TNI (Purn) Suweno dan sejumlah Pejabat Teras Mabes TNI-AD, Pangdam Jaya, Dan Pusenif, Dan Seskoad, Sekretaris Militer Presiden serta undangan lainnya.

 

 

Sumber :ANTARA (06/03/1989)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XI (1989), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 515-516.

 

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.